Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 13 Apr 2019 13:06 WIB

Operasi Perdana DDT Bikin Jadwal KRL Terganggu

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
1 Telat Karena Pengalihan Jalur
Halaman 2 dari 4
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya

VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia Anne Purba menyebutkan setidaknya ada keterlambatan sekitar 15-30 menit dalam dua hari ke depan. Hal tersebut dikarenakan pola operasi kereta yang harus disesuaikan.

"Karena masih atur (operasi) Stasiun Cakung ya yang dulunya cuma 2 (jalur) jadi 4 kan pasti bisa meleset ya, kalau tadi ada 15, 20, ada yang sampai 30 menit, kita berharap bisa cepat (penyesuaiannya)," ungkap Anne di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019).

Kepala Balai Teknik Jakarta Banten Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jumardi menyebutkan jadwal kereta terganggu karena adanya bottleneck alias penyempitan jalur kereta saat akan beralih ke jalur rel DDT.

Penyempitan jalur sendiri terjadi di jalur dari arah Manggarai yang akan memasuki jalur DDT Stasiun Jatinegara, dan saat lepas dari DDT Stasiun Cakung menuju ke arah Bekasi.

"Iya karena tadi hadapi bottlenecking di Cakung dari 2 jalur jadi 4 dia kan harus diantre, nah pengaturan di Bekasi. Nanti dilepas satu-satu masuk ke Cakung, begitu dia di Cakung dia lancar sampai disini," ungkap Jumardi.

"Nah sekarang bottlenecking lagi disini, karena Manggarai belum selesai jadi dari 4 ke 2 lagi nyempit lagi disini," jelasnya.

Kembali ke Anne, pihaknya meminta maaf atas keterlambatan kereta Commuter yang terjadi. Anne menyebutkan proyek DDT ini merupakan sejarah baru perkeretaapian.

"Ini kan proyek yang ditunggu 17 tahun ya, ini adalah sejarah, jadi kami mohon maaf kalau ada keterlambatan jadwal satu dua hari ini, DDT ini akan berikan manfaat ke depannya," ungkap Anne.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed