Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 13 Mei 2019 13:27 WIB

Ada Tol, Surabaya-Malang dari 4 Jam jadi Hanya 1,5 Jam

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama
Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Pandaan-Malang di Gerbang Tol (GT) Singosari, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Peresmian untuk tiga seksi Jalan Tol Pandaan-Malang sepanjang 30,625 Km ini ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Presiden yang didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta jajaran muspida, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani, serta jajaran Direksi Jasa Marga.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menjelaskan dengan beroperasinya Jalan Tol Pandaan-Malang ini, waktu tempuh antara Surabaya dan Malang dapat ditempuh 1-1,5 jam dari yang sebelumnya 4-5 jam.

"Dengan demikian, arus mobilisasi barang dan jasa menjadi lebih efisien sehingga industri dan pariwisata di wilayah sekitar dapat terus tumbuh," kata Desi dalam keterangannya, Jakarta, Senin (13/5/2019).


Jalan Tol Pandaan-Malang memiliki total panjang jalan 38,488 km, di mana tiga seksi yang diresmikan oleh orang nomor satu di Indonesia ini mencakup Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 km dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 km.

Sedangkan untuk seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km beroperasi fungsional saat arus mudik balik Lebaran 2019 dan seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,113 km masih dalam tahap konstruksi.

Ruas Tol Pandaan-Malang ini dikelola oleh PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang sahamnya dimiliki Jasa Marga sebesar 60%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 35% dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 5%.


Presiden Joko Widodo dalam amanatnya mengungkapkan bahwa Jalan Tol Pandaan-Malang akan beroperasi tanpa tarif untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat hingga libur Lebaran.

"Saya sudah bisik-bisik ke Menteri BUMN, jangan sampai bayar dulu sampai Lebaran. Gratisin dulu sampai Lebaran untuk dicoba masyarakat sekitar dan sudah dijawab bisa oleh Menteri BUMN," ujar Jokowi.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini M.Soemarno mengatakan, keberadaan Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan bagian dari peran BUMN sebagai agen pembangunan dalam mendorong peningkatan konektivitas darat dan pemerataan ekonomi.

"Terima kasih kepada Jasa Marga dan PT PP sebagai kontraktor, saya dorong terus supaya bisa selesai semua. Pak Presiden juga sudah memberikan arahan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jadi jalan tol ini kita gratiskan hingga libur lebaran," ungkap Rini.


Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa berharap Jalan Tol Pandaan-Malang dapat memperlancar transportasi dan mobilitas orang serta barang dari Pandaan ke Malang yang terkoneksi langsung ke Surabaya dan sebaliknya.

"Jalan tol ini juga berperan signifikan sebagai penghubung daerah Malang dan Surabaya yang senantiasa dipadati oleh kendaraan, terutama saat akhir pekan atau hari libur, karena banyaknya warga yang ingin mengunjungi kawasan wisata di Malang Raya," jelas Khofifah. (hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed