Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Jul 2019 12:05 WIB

Tol Cinere-Serpong Masih Terganjal Pembebasan Lahan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Achmad Dwi/detikFinance Foto: Achmad Dwi/detikFinance
Jakarta - Pengerjaan proyek Tol Cinere-Serpong masih terganjal lahan. Tol yang memiliki panjang 10,14 kilometer (km) ini masih belum menyelesaikan pembebasan lahan sampai 100%.

Direktur Teknik PT Cinere Serpong Jaya Yayan mengatakan, pembebasan lahan Seksi I masih menyisakan 13% dan Seksi II menyisakan sekitar 24%.

"Jadi belum bisa maksimal memang lahannya," kata Yayan kepada detikFinance, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Yayan menyebutkan sulitnya proses pembebasan lahan karena terdapat beberapa kategori status, yaitu tanah wakaf dan tanah warga. Untuk tanah milik warga akan dilakukan dengan skema ganti rugi, sedangkan wakaf akan direlokasi serta dibangun kembali sesuai nilai bangunan.


"Kalau tanah warga ganti rugi, kalau tanah wakaf ada tanah pengganti disiapkan dan dibangun kembali minimal nilainya sama dengan bangunan bahkan bangunannya lebih baik dari sebelumnya," jelas dia.

Untuk mempercepat proses pembebasan tanah, kata Yayan ada strategi yang disiapkan manajemen untuk mempercepat proses pembebasan lahan.

Strategi yang dilakukan adalah membantu para pihak Bina Marga dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait proses pembebasan tanah.

"Jadi mendorong kehumasan kami turun terhadap gangguan proyek dan dampak bagi yang belum paham adanya pengerjaan jalan tol. Kami membantu dalam sosialisasi," ungkap dia.


Tol Cinere-Serpong Masih Terganjal Pembebasan Lahan


Simak Video " Menilik Jalan Tol Pertama di Kalimantan"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com