Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Jul 2019 11:33 WIB

Membentang 27 Km, Tol Semarang-Demak Ditarget Kelar 2 Tahun

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR Ilustrasi/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta - Jalan Tol Semarang-Demak bakal rampung pada 2021. Hal itu berdasarkan waktu ditetapkannya Pemenang Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol tersebut tertanggal 17 Juli 2019 oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Pasca ditetapkan sebagai pemenang pelelangan, dalam waktu dua bulan dari sekarang pihak konsorsium harus membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Konsorsium tersebut terdiri dari PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical.

Kemudian, paling lambat tiga bulan dari sekarang atau Oktober 2019 juga akan dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

"Kalau sudah dua bulan pembentukan (BUJT), 3 bulan kita nggak bisa lepas juga adalah penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak," kata Kepala BPJT Danang Parikesit di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (19/7/2019).


Tol ini akan membentang sepanjang 27 km dan pembangunannya terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut kota Semarang.

Setelah dilaksanakan penandatanganan PPJT maka pihak konsorsium tinggal melaksanakan proses konstruksi Tol Semarang-Demak. Proses konstruksi ini ditargetkan kelar dalam waktu 2 tahun, artinya siap di 2021.

"Pembangunan jalan tol dengan nilai investasi sekitar Rp 15,3 triliun ini ditargetkan akan berlangsung selama 2 tahun," tambahnya.



Membentang 27 Km, Tol Semarang-Demak Ditarget Kelar 2 Tahun
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com