Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Agu 2019 13:56 WIB

Menteri PUPR Minta Kualitas Rest Area Tol Naik, Ini Alasannya

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta kualitas rest area di tol ditingkatkan. Hal itu menyangkut standar pelayanan minimum (SPM) tempat peristirahatan di jalan bebas hambatan itu.

Basuki mengatakan, pengelola rest area harus benar-benar memerhatikan kebersihan di rest area. Jika kondisinya kotor akan langsung dikomplain oleh penggunanya.

"Dulu rest area ada sudah seneng, sudah oke. Sekarang kalau rest area kotor, sudah dikomplain. Jadi memang selalu gitu raising demand. Saya ingin sesuai dengan survei yang dilakukan staf ahli PU bidang lingkungan ini, Pak Sudirman ini, melihat khususnya kita fokus di rest area masih perlu ditingkatkan," kata Basuki di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Basuki mengingatkan agar operator jangan hanya meningkatkan SPM rest area dengan tujuan untuk menaikkan tarif tol. Lebih dari itu, kualitas rest area harus memerhatikan banyak aspek.

"Ke depan pengelolaan jalan tol dan rest area harus lebih dari sekedar memenuhi SPM, kemudian untuk menaikkan tarif, no," uujarnya.


"Kita ingin ke depan pengelolaan jalan tol dan rest area menjadi pengelolaan jalan tol yang berkelanjutan, artinya lebih nyaman, lebih safe, sehingga orang berkendara bisa lebih selamat lagi, itu yang pertama," jelas Basuki.

Yang kedua, peningkatan pelayanan di tempat-tempat peristirahatan di tol jangan hanya memerhatikan fungsi pokoknya saja untuk istirahat, mengisi bahan bakar, tapi juga pendukung-pendukung lainnya seperti mushola dan sebagainya.



"Ini kami akan evaluasi bersama Asosiasi Pengelola Rest Area. Tidak gampang karena investasinya tidak kecil. Saya juga harus mendengarkan aspirasi mereka tapi juga tidak sembarang, sehingga ada standar-standar yang harus dipenuhi," tambahnya.


Menteri PUPR Minta Kualitas Rest Area Tol Naik, Ini Alasannya




Simak Video " Menilik Jalan Tol Pertama di Kalimantan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com