Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 03 Agu 2019 12:50 WIB

Pasca Gempa, Pelabuhan Tanjung Priok Cs Sudah Beroperasi Normal

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: (Nfadils/dTraveler) Foto: (Nfadils/d'Traveler)
Jakarta - Operasional pelabuhan di bawah pengelolaan PT Pelabuhan Indonesia II telah berjalan normal paska terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 6,9 yang semula statusnya sempat berpotensi tsunami di Samudera Hindia, Selatan Jawa pada Jumat malam.

Sekretaris Perusahaan IPC, Shanti Puruhita menjelaskan meskipun operasional sudah berjalan normal namun pihak pelabuhan tetap memantau kondisi terkini.


"Saat ini operasional pelabuhan telah kembali berjalan normal. Kami tetap memonitor kondisi terkini di lapangan dan memastikan seluruh tim di lapangan tetap memperhatikan prosedur keselamatan kerja," ujar Shanti dalam siaran pers, Sabtu (3/8/2019).

Shanti mengungkapkan, beredarnya video dengan kabar air surut di sejumlah perairan dekat pelabuhan yang dikelola IPC merupakan kabar yang tidak benar. Manajemen IPC menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta tidak mudah terprovokasi dengan tidak menyebarkan informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya.

"Cabang Pelabuhan IPC yang terdampak gempa seperti Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Ciwandan (Banten), Pelabuhan Panjang (Bandar Lampung) dan Pelabuhan Bengkulu saat ini dalam kondisi aman terkendali. Operasional kami lanjutkan segera setelah peringatan dini gempa berakhir," imbuh dia.

Sebelumnya, dikutip dari info resmi BMKG, skala gempa dimutakhirkan dari semula magnitudo 7,4 menjadi 6,9 yang berpusat di Pandeglang, Banten. Peringatan dini potensi tsunami juga tercatat berakhir sejak sekitar pukul 21.30 WIB hari ini.

Simak Video "BMKG: Gempa Maluku Utara Disebabkan Patahan Badan Lempeng Laut"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/kil)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com