Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Bos HK: Kesempatan Bagi BUMN Konstruksi

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Senin, 26 Agu 2019 15:35 WIB
Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo/Foto: Uji Sukma Medianti
Jakarta - Presiden Joko Widodo resmi memutuskan pemindahan Ibu Kota RI di Kalimantan Timur (Kaltim). Bagaimana tanggapan BUMN konstruksi?

Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Bintang Perbowo mengatakan pengumuman Ibu Kota baru bisa menjadi kesempatan khususnya BUMN konstruksi untuk membuat banyak fasilitas fisik termasuk infrastruktur.

"Yang pasti itu merupakan kesempatan bagi kita para BUMN konstruksi. Yang pasti akan banyak fasilitas-fasilitas fisik dari infrastruktur semacam itu lah," kata Bintang ditemui di Kantor HK Tower, Jakarta, Senin (26/8/2019).


Saat ini, kata Bintang, Hutama Karya memegang 15% saham di Tol Kalimantan. Sementara BUMN yang ditugaskan membangun mayoritas adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Selain itu, ada juga PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

"Kita ada di Kalimantan, tetapi hanya 15%. Tol Kalimantan yang bangun ada WIKA, Jasa Marga, PP sama-sama. Tapi yang punya tol di Kalimantan itu Jasa Marga," ungkapnya.


Adapun, pengumuman Ibu Kota yang baru ini dilakukan Jokowi usai menerima dua kajian yaitu soal struktur tanah dan dampak ekonomi. Dua kajian tersebut diberikan oleh Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada Jumat, 23 Agustus 2019.

Jokowi mengatakan lokasi Ibu Kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Simak Video "Hutama Karya Dapat Rp 3,5 Triliun dari Pemerintah, Untuk Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(ujm/mul)