Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 26 Agu 2019 16:17 WIB

Cerita Warga Ajak 12 Orang Anak Cucu Jajal Kereta Baru Cianjur

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance
Sukabumi - Kereta untuk jalur Cianjur-Ciranjang baru beroperasi pada 30 Juli 2019. Jalur ini sebelumnya jalur mati dan kini telah dihidupkan kembali alias reaktivasi.

Kehadiran kereta ini disambut baik oleh masyarakat. Bahkan, ada warga yang memakai kereta ini hanya karena ingin mencobanya.

Hal tersebut sebagaimana dilakukan oleh Asep, seorang kakek asal Ciranjang. Asep membawa keluarganya berjumlah 12 orang untuk menjajal kereta ini.

"Jalan-jalan saja naik kereta, anak cucu 12 orang," katanya kepada detikFinance, di Stasiun Ciranjang, Jawa Barat, Senin (26/8/2019).


Adapun rute yang ditempuh Asep bersama keluarga ialah Ciranjang-Sukabumi-Ciranjang. Asep bilang, memulai perjalanan sejak pagi dan kembali ke Ciranjang sekitar pukul 13.00 WIB.

"Jam 8.20 tadi pagi," terang pria berusia 54 tahun ini.

Asep mengaku senang bisa naik kereta. Sebab, naik kereta nyaman dan pelayanannya baik. Selain itu, dia menuturkan, tarif naik kereta lebih murah daripada bus.

"Harga lebih murah cuma Rp 3 ribu. Bus sekarang Rp 15 ribu (ke Sukabumi), panas apalagi. Ini enak pakai AC," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan warga Ciranjang lain Yayat. Selain soal harga, waktu tempuh menjadi alasan dirinya memilih kereta.

Yayat biasa naik motor atau sewa mobil untuk ke Sukabumi bertemu saudara. Dia bilang, waktu yang ditempuh bisa sampai 3 jam. Sementara dengan kereta, waktu yang ditempuh sekitar 2 jam.

"Cuma kalau pakai mobil, lewat kawasan industri kadang macet juga 3-4 jam, kalau motor jalan pintas," tutupnya.




Simak Video "Kereta Pengangkut Semen Terguling di Blora, Picu Suara Dentuman"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com