Operator Kereta Cepat JKT-BDG Mau Berguru ke MRT Jakarta Dua Tahun

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 10 Sep 2019 17:53 WIB
Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) hari ini menandatangani nota kesepahaman dengan PT MRT Jakarta untuk melakukan transfer knowledge terkait dengan pemeliharaan kereta dan operasionalnya yang mencakup pengembangan sumber daya manusia, inovasi serta strategi pengembangan TOD dan bisnis non kereta lainnya.

"KCIC maupun MRT untuk saling tukar pengalaman mengenai sistem internal satu sama lain, baik dalam perkembangan teknologi pembayaran kereta. serta operasionalnya yang mencakup pengembangan SDM, inovasi serta strategi pengembangan TOD dan bisnis lainnya," tutur Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra di kantor pusat MRT, Jakarta, Selasa (10/9/2019).


Menurut Chandra, KCIC dan MRT memiliki kesamaan, yakni sebagai pioneer kereta modern di Indonesia. Sehingga, pihaknya memilih MRT sebagai mitra transfer knowledge ini.

"KCIC dan MRT sama - sama merupakan pionir perkeretaapian modern di Indonesia, sehingga ini merupakan kesempatan besar baik bagi KCIC maupun MRT untuk saling belajar mengenai sistem satu sama lain," papar Chandra.


Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, sebelum KCIC beroperasi yang rencananya mulai pada tahun 2021, maka MRT dengan terbuka membagi pengalamannya ke KCIC.

"Banyak pengalaman yang bisa kami share dan kami terbuka. Oleh sebab itu, tahun 2021, dua tahun ini kami siap untuk sharing pengetahuan mengenai apa-apa yang perlu dipersiapkan," kata William.

Simak Video "Akibat Corona, Proyek MRT Bundaran HI-Harmoni Molor"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)