Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 14 Sep 2019 12:30 WIB

Dua Ruas Tol Trans Sumatera Ini Punya Underpass untuk Gajah

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Ilustrasi underpass khusus gajah/Foto: Hutama Karya Ilustrasi underpass khusus gajah/Foto: Hutama Karya
Jakarta - Pembangunan jalan tol Trans Sumatera terus dikebut. Di antaranya ada ruas Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 km dan Sigli-Banda Aceh 74 km. Kedua ruas tersebut akan melintasi habitat gajah. Kendati harus melintasi jalur gajah, Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Muhammad Fauzan mengatakan pihaknya menaruh perhatian penting demi terselamatkannya habitat gajah meski ada jalan tol.

Hal ini salah satunya dibuktikan dengan konstruksi ruas tol yang tidak hanya dialokasikan bagi pengguna kendaraan roda empat saja, melainkan juga terdapat perlintasan gajah berbentuk underpass.

"Kami sangat memperhatikan keberlangsungan ekosistem di sekitar proyek tol yang sedang kami bangun salah satunya adalah habitat dari gajah. Saat ini kami sudah membangun perlintasan gajah yang ada di ruas tol Pekanbaru-Dumai. Sedangkan untuk di ruas tol Sigli-Banda Aceh masih dalam proses desain," kata Fauzan dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/9/2019).


Adapun, underpass perlintasan gajah di ruas Pekanbaru - Dumai akan terbagi menjadi 6 perlintasan. Pertama berada di Sungai Tekuana yang lokasinya di seksi 2 dan tidak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak. Di kawasan itu terdapat sedikitnya 13 gajah sumatera liar.

Sedangkan lima perlintasan lainnya berada di Seksi 4, dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja. Sementara itu, untuk ruas Sigli - Banda Aceh underpass perlintasan gajah ini akan dibangun di seksi 1 yaitu antara Lembah Selawah dan Padang Tiji.

Diperkirakan underpass tol Trans Sumatera tersebut dapat dilintasi hingga seratus ekor gajah. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Pareskit pun turut mendukung penuh pembangunan underpass Gajah di tol Pekanbaru - Dumai.

"Gajah merupakan salah satu kekayaan dalam Sumatera Biodiversity. Kami akan buat terowongan khusus untuk mereka melintas," papar Danang beberapa waktu lalu.


Pembangunan underpass khusus untuk gajah dilakukan HK agar mamalia bergading tersebut dapat tetap bebas berkeliaran dan melintas di habitatnya, namun tidak mengganggu pengguna jalan tol.

Hal ini menyusul dalam berlangsungnya pembangunan proyek, pekerja HK di lapangan beberapa kali melihat gajah liar secara langsung maupun jejak-jejaknya di lokasi pembangunan perlintasan gajah.

Jalur itu kemudian ditandai dan akan didesain khusus sesuai dengan habitat alaminya, agar gajah tak asing dengan rumahnya. Disamping itu, untuk semakin meyakinkan gajah yang melintas di jalur perlitasan gajah, HK juga mengembangkan konsep asli lingkungannya dengan menanam beberapa tanaman di sepanjang terowongan.

Adapun, saat ini proses pembangunan Underpass Gajah sudah memasuki tahap konstruksi dengan progress pembangunan yang sudah mencapai hampir 50%. (ujm/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com