Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 22 Sep 2019 18:57 WIB

Tol Ini Gagal Operasi di Akhir Periode I Jokowi, Ini Kata BPJT

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Beberapa ruas tol di Jabodetabek progresnya masih minim. Sehingga, bakal sulit beroperasi dalam waktu dekat atau di penghujung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode pertama Oktober 2019.

Mengutip data Monitoring Progres Konstruksi Tol Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Minggu (22/9/2019), Tol Serpong-Balaraja ditargetkan operasi tahun 2019.

Namun, tol sepanjang 39,8 km dan terdiri dari dari 3 seksi ini baru tampak progresnya di seksi 1 BSD-Legok. Progres pembebasan lahan pada seksi 1 sebesar 81%. Meski demikian, konstruksi pada seksi 1 dan secara keseluruhan masih 0%.

Kemudian, 6 Ruas Tol Dalam Kota. Dari data tersebut dijelaskan baru Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang yang ada progresnya. Pada seksi ini, pembebasan lahan 96,32% dan konstruksi 47,11%. Rencananya, ruas Sunter-Pulo Gebang dioperasikan April 2019.


Terkait hal tersebut, Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, konstruksi untuk Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) baru dimulai.

"Serbaraja memang baru mulai konstruksi dan baru seksi 1 dari 3 seksi yang ada," katanya kepada detikcom, Minggu (22/9/2019).

Dia mengatakan, konstruksi sudah dilakukan. Pemerintah, kata dia, memang tak menggelar seremonial untuk memulai pembangunannya.

"Serbaraja sudah mulai konstruksi. Pak MenPUPR (Menteri PUPR) memerintahkan mulai tanpa seremonial. Hari Jumat kemarin melihat progres konstruksinya," jelasnya.

Sementara,untuk 6 Ruas Tol Dalam Kota, ia mengatakan yang dibangun baru satu ruas.

"6 ruas jalan tol yang dibangun baru 1 ruas dan itu saja baru satu seksi Sunter-Pulo Gebang," tutupnya.

Simak Video " Menilik Jalan Tol Pertama di Kalimantan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com