Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Okt 2019 12:50 WIB

Kereta Bakal Antre Masuk Manggarai Setelah Jadi Hub?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: agung pambudhy Foto: agung pambudhy
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan bahwa Stasiun Manggarai akan menjadi hub atau central station di DKI Jakarta. Nantinya, Stasiun Manggarai melayani pemberhentian untuk kereta api (KA) jarak jauh, Ka bandara, dan KRL commuter Jabodetabek.

Lalu, apakah nantinya setiap kereta yang masuk ke Stasiun Manggarai akan antre?

Kasubag Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Supandi mengatakan setiap moda transportasi berbasis rel yang masuk Stasiun Manggarai tidak lagi antre.

"Konsep di Manggarai, line-line tadi sudah terpisah, Bekasi line, Bogor line, main line, KA bandara sudah punya jalur sendiri di Stasiun Manggarai, sehingga mengurangi adanya antrean KA yang masuk," kata Supandi saat dihubungi detikcom, Jakarta, Senin (7/10/2019).


Supandi menjelaskan, Stasiun Manggarai saat ini tengah dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas angkutan KA di Jakarta yang semakin padat.

Peningkatan kapasitas di Stasiun Manggarai juga masuk dalam program pembangunan double-double track (DDT) Manggarai-Cikarang, sehingga setiap line KA memiliki jalur sendiri.

"Tidak seperti sekarang, karena jalur masih bercampur, jadi sering terdapat antrean yang membuat pelayanan kurang maksimal," ungkap dia.


Stasiun Manggarai akan menjadi hub direncanakan pada akhir 2021. Nantinya, kereta jarak jauh tidak lagi berhenti di Stasiun Gambir. Pemerintah juga sudah resmi mengoperasikan KA Bandara dari Manggarai ke Soekarno-Hatta (Soetta).

Stasiun Manggarai juga akan terintegrasi dengan bus TransJakarta sehingga, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan moda transportasi.

Simak Video "Mulai 2021 Stasiun Manggarai Ambil Alih Layanan Kereta Jarak Jauh"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com