Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Okt 2019 21:30 WIB

Sudah Tahu Berapa Harga Tiket Kereta Cepat JKT-BDG? Cek di Sini

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Dok. KCIC Foto: Dok. KCIC
Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan tiket kereta cepat Jakarta-Bandung (JKT-BDG) akan dibagi dalam tiga kelas, yakni kelas VIP, kelas 1, dan kelas 2.

Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra memperkirakan, tarif Kereta Cepat JKT-BDG untuk kelas 2 akan berkisar pada angka US$ 16 atau sekitar Rp 226.000 (kurs Rp 14.100).

Namun, Chandra menjelaskan, besaran tarif Kereta Cepat JKT-BDG masih akan disesuaikan setelah kajian operasional secara keseluruhan terhadap proyek tersebut rampung, dan juga disesuaikan dengan daya beli masyarakat di tahun 2021.

"Berdasarkan hasil studi kelayakan, nilai yang feasible untuk tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di kisaran US$ 16. Namun, tentu saja secara resminya, penetapan tarif akan ditentukan kemudian setelah kajian komprehensif ketika KCJB mulai beroperasi dengan memperhatikan berbagai aspek keekonomian, daya beli masyarakat di tahun 2021 dan juga setelah ada persetujuan dari regulator," terang Chandra dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Jumat (11/10/2019).

Meski begitu, tarif termurah (kelas 2) kereta yang bakal menempuh jarak 142 kilometer (km), hanya dalam waktu 45 menit tersebut dapat dipastikan tak lebih dari Rp 300.000. Hal ini disampaikan oleh Manajer PR & CSR PT KCIC Deni Yusdiana.

"Yang kedua tidak lebih dari Rp 300.000," tutur Deni ketika dihubungi detikcom.



Namun, Deni mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini belum menetapkan kisaran tarif Kereta Cepat JKT-BDG untuk kelas VIP dan kelas 1.

"Belum kalau yang ini (VIP dan kelas 1)," imbuh dia.

Sebelumnya, Chandra mengatakan, jumlah kursi untuk kelas 2 lah yang akan diperbanyak dalam perjalanan Kereta Kencang JKT-BDG.

"Kita ada kelasnya, kelas 2, kelas 1, VIP. Memang yang paling banyak itu yang kelas 2," kata Chandra usai menghadiri penandatanganan kerja sama Kemenhub dengan KCIC dalam hal pengembangan SDM untuk kereta cepat, di Gedung Karsa Kemenhub, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Chandra menuturkan, perbedaan fasilitas setiap kelas paling mudah diukur dari konfigurasi kursinya. Ia menjelaskan, untuk kelas 2 dirangkai dengan tiga kursi di masing-masing ruas baris (3-3). Sedangkan, untuk kelas 1 dan VIP 2 kursi (2-2). Namun, untuk kelas VIP kursinya lebih besar.

"Paling gampang konfigurasi kursinya, kalau yang kelas dua kan satu deret itu 3 sama 3. Kalau paling gampang kelas satu dan VIP dua dua. VIP kursinya yang besar-besar," terang Chandra.

Ia mengungkapkan, KCIC saat ini sedang menyiapkan fasilitas hiburan di kereta cepat tersebut. Namun, yang dapat dipastikan adalah koneksi internet di dalam kereta pasti tersedia. Sedangkan, untuk layanan makanan dan minuman belum ditentukan.



Simak Video " Kereta Cepat 2021 Beroperasi , Menteri BUMN: Bangun Kota Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com