Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 14 Okt 2019 17:50 WIB

Tol Cipali Dibidik Dana Pensiun dari Kanada

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Isal Mawardi/detikcom Foto: Isal Mawardi/detikcom
Jakarta - Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) dibidik investasi dari Kanada. Hal itu disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro.

Menurut Bambang ada dana pensiun besar dari Kanada yang mau masuk mengucurkan dananya ke Tol Cipali. Namun, Bambang menuturkan hal ini belum resmi, begitu pula berapa banyak investasi yang akan dikucurkan.

"Kami dengar berita dan bersyukur upaya sejak 2017 datangkan dana pensiun besar Kanada mukai tunjukan hasilnya. Mereka akan masuk ke Cikampek-Palimanan tapi saya belum bisa umumkan karena belum official," kata Bambang di kantornya, Senin (14/10/2019).


"Itu belum jadi saya nggak berhak karena kan itu swastanya, mungkin later mereka akan mengumumkan," lanjutnya.

Sebelumnya, santer dikabarkan organisasi Canada Pensiun Plan Investment Board (CPIB) bersama PT Bhaskara Utama Sedaya (BUS) milik PT Astra Infra, rencananya akan mengakuisisi 55% saham perusahaan Malaysia di Tol Cipali.

Malaysia sendiri memiliki Tol Cipali lewat konsorsium PT Lintas Marga Sedaya (LMS). Dalam konsorsium Malaysia lewat PLUS Expressway International Bhd memiliki 55% saham LMS.


Menurut Bambang sejak tahun 2017, Kementerian PPN dengan Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) telah berbicara dengan Kanada soal memasuki pendanaan proyek di Indonesia.

"Kami sudah ke Kanada dan ketemu dengan dana pensiun besar tapi memang mereka butuh waktu. Sekarang dia yakin bahwa iklim investasi menunjang mereka untuk masuk," kata Bambang.

Tol Cipali Dibidik Dana Pensiun dari Kanada


Simak Video "7 Orang Tewas, Begini Kerusakan 2 Bus yang Tabrakan di Tol Cipali"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com