Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 28 Okt 2019 17:04 WIB

Kilas Balik Jembatan Youtefa, Kebanggaan Jokowi di Papua

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Jokowi resmikan Jembatan Youtefa (Wilpret-detik) Foto: Jokowi resmikan Jembatan Youtefa (Wilpret-detik)
Jakarta - Di hari Sumpah Pemuda, Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Youtefa di Jayapura, Papua. Jembatan yang sebelumnya bernama Holtekamp dengan warna dominan merah ini, menjadi kebanggaan masyarakat Papua.

Jembatan Youtefa membentang 1.328 meter membelah Teluk Youtefa. Jembatan ini diharapkan mampu membuat konektivitas di tanah Papua makin mudah.

"Hari ini saya senang, bisa meresmikan jembatan Youtefa yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda. Sumpah pemuda adalah tonggak penting dalam perjalanan bangsa kita, ketika itu 28 Oktober 1928 pemuda dan pemudi dari seluruh nusantara bersumpah untuk bersatu," kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (28/10/2019).

Sedikit kilas balik, pembangunan Jembatan Youtefa dimulai dibangun sejak 9 Mei 2015. Peresmian dimulainya proyek dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Proses merancang dan pembuatan rangka jembatan di Surabaya oleh PT PAL. Satu bentang tengah jembatan yang terbuat dari baja ini memiliki berat total hingga 2.000 ton. Selain itu, puncak bagian melengkungnya memiliki tinggi 20 meter.


Pengerjaan rangka jembatani tidak terlalu lama dilakukan, Juli 2017 dimulai, Desember sudah selesai dan mulai dikirim ke Papua. Sesampainya di Papua, konstruksi jembatan dimulai.

Di awal 2018 semua proses pekerjaan konstruksi layang dan berat proyek-proyek infrastruktur sempat diberhentikan karena terjadi berbagai kecelakaan proyek infrastruktur. Namun konstruksi Jembatan Youtefa lolos dari pemberhentian tersebut.

Komisi Keselamatan Konstruksi dan Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan menilai proyek kelayakan proyek Jembatan Youtefa. Hasil evaluasi tersebut menyatakan pemasangan rangka baja jembatan layak untuk masih terus dilanjutkan.


Sejak saat itu, Youtefa terus dikebut pengerjaannya hingga akhirnya selesai pada September lalu. Biaya pembangunan jembatan ini diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun yang didanai secara patungan (cost sharing) dari APBN untuk Jembatan Utama dan APBD Provinsi Papua untuk Jembatan pendekat arah Youtefa.

Pemerintah Kota Jayapura juga menyumbangkan APBD-nya untuk mendanai pembangunan jalan pendekat arah Hamadi dan pembebasan lahan. Dengan melewati jembatan ini, perjalanan dari Jayapura ke perbatasan di wilayah Skouw terpangkas dari 3,5 jam jadi cuma setengah jam.

Simak Video "Niat Selfie, Pemuda Tewas Terjatuh dari Jembatan Youtefa"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com