Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 05 Nov 2019 12:13 WIB

Target Pembangunan Tol Dalam 5 Tahun Naik, Jalan Baru Turun

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Hutama Karya Foto: Hutama Karya
Jakarta - Pemerintah akan kembali menggenjot pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan. Untuk infrastruktur jalan, pemerintah akan fokus menyambungkan konektivitas ke berbagai kawasan yang bisa menggenjot ekonomi setempat.

Wakil Menteri PUPR John Wempy Wetipo mengatakan dalam lima tahun terakhir, pemerintah telah membangun ribuan kilometer jalan baru. Di antaranya 1.000 km jalan tol, 3.387 km jalan non tol, dan 330 unit jembatan gantung.

Sementara berdasarkan Visium PUPR 2030 dalam lima tahun ke depan, pemerintah akan membangun 1.500 km jalan tol, 2.500 km jalan baru dan 60.000 m jembatan baru/flyover. Artinya, pembangunan jalan tol hingga 2024 akan lebih digenjot, sementara jalan baru agak sedikit direm.


"Pembangunan ini akan difokuskan untuk mendukung kawasan tertinggal, kawasan industri, perkotaan dan destinasi wisata terutama destinasi wisata prioritas," kata Wempy dalam sambutannya pada acara Konferensi Nasional Teknik Jalan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (5/11/2019.

Pembangunan jalan dalam lima tahun ke depan tersebut termasuk dukungan pembangunan jalan di ibu kota baru yang ada di Kalimantan Timur.

"Dalam rangka pembangunan ibu kota negara di Kalimantan Timur, saya berharap agar HPJI dapat memberikan kontribusi untuk membangun jaringan jalan yang efektif dan efisien, serta manusiawi sehingga ibu kota yang baru dapat menjadi hunian yang ramah lingkungan," ungkapnya.










Simak Video "Melihat Lagi BJ Habibie Bicara tentang Infrastruktur Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com