Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Nov 2019 11:13 WIB

Basuki Jengkel Pejabat Duduk di Depan, Investor Malah di Belakang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Lamhot Aritonang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono 'ngedumel' kepada pegawainya. Basuki jengkel pegawainya dinilai kurang melayani investor.

Hal itu terjadi saat acara Market Sounding Empat Proyek Tol kepada investor di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta. Yang membuat Basuki jengkel adalah set tempat duduk yang diatur dalam acara tersebut. Pejabat PUPR tampak duduk di barisan depan, sedangkan investor duduk di barisan berikutnya.

"Mestinya para investor duduk di depan. Mindset yang harus kita ubah, kita melaksanakan APBN juga kita melayani investor. Kalau bicaranya APBN nggak apa-apa pejabat di depan, pagi ini kan mau layani investor," kata Basuki, Kamis (22/11/2019).



Basuki juga berpesan kepada investor agar melapor jika merasa keberatan dengan regulasi mengenai investasi. Pihaknya ingin melayani investor dengan baik, khususnya untuk kemudahan melakukan usaha.

"Regulasi ada yang menghambat? Bilang! Nanti kita coba liat untuk relaksasi," katanya.

Dalam acara Market Sounding yang diadakan Kementerian PUPR, ada empat proyek tol yang ditawarkan ke investor. Mulai dari proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo yang investasinya Rp 28,58 triliun, lalu ada juga Yogyakarta-Bawen dengan biaya Rp 17,38 triliun.

Selanjutnya ada proyek Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang nilainya Rp 57,594 triliun, dan terakhir proyek Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar (Maminasata) Rp 9,41 triliun.



Simak Video "Basuki Jabat Menteri PUPR: Presiden Minta Lanjutkan Infrastruktur"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com