Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 27 Nov 2019 13:13 WIB

Proses Ambil Alih Tol Cisumdawu dari China Berkutat di Urusan Ini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Proyek Jalan Tol Cisumdawu (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Jakarta - Pemerintah tengah berupaya memperbesar porsi alias mengambil alih pekerjaan atau konstruksi di Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Untuk memperbesar porsi pekerjaan tersebut, pemerintah sedang meminta persetujuan khususnya kepada pemberi pinjaman dalam hal ini pihak China.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, untuk memperbesar porsi pekerjaan bukan perkara mudah. Sebab, hal itu menyangkut pihak lain yakni pemberi pinjaman.

"Pak Basuki (Menteri PUPR) sudah menyampaikan beliau sangat dorong kontraktor Cina menyelesaikan tugasnya, kalau mereka nggak bisa menyelesaikan tugasnya, kontraktor Indonesia yang ambil alih. Proses itu kan tidak mudah karena melibatkan pinjaman luar negeri, tapi kalau dari sisi BUMN-BUMN yang jadi kontraktornya dari proyek pemerintah mereka sangat siap membantu," paparnya di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).


Dia mengatakan, kontraktor China sudah mau untuk memperkecil porsi pekerjaan di Tol Cisumdawu. Kembali, ia menuturkan agar porsi Indonesia meningkat mesti mendapat persetujuan dari pemberi pinjaman.

"Kontraktornya mau, tinggal lender, pemerintah China-nya, pemberi pinjamannya mereka minta approval ke sana mudah-mudahan cepet dilakukan," ujarnya.

Danang sendiri belum bisa membeberkan kapan porsi pekerjaan Indonesia meningkat di Tol Cisumdawu. Yang pasti, pemerintah telah memprosesnya sejak dua bulan lalu.


Tambahnya, jika terealisasi maka porsi pekerjaan Indonesia di tol ini menjadi sekitar 60% dari sebelumnya sekitar 30%.

"Belum tahu (kapan), proses sudah berjalan mulai Pak Menteri ke sana dua bulan lalu, kita tunggu saja temen-temen Kementerian Keuangan untuk proses persetujuan dari pemberi pinjaman, tapi kalau kontraktor Cina nya mereka sudah mau mengganti dari porsi mereka 70:30, kontraktor China 70% kontraktor Indonesia 30% menjadi 60:40," ujarnya.

Proses Ambil Alih Tol Cisumdawu dari China Berkutat di Urusan Ini


Simak Video "Apa Kabar Tol Cisumdawu, 'Penyambung Hidup' Kertajati?"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com