Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 28 Nov 2019 19:16 WIB

Bye-bye, Malaysia Resmi Hengkang dari Tol Cipali

Danang Sugianto - detikFinance
Bye-bye, Malaysia Resmi Hengkang dari Tol Cipali. Foto: Tol Cipali Macet di KM 78 (Dok @LintasMarga) Bye-bye, Malaysia Resmi Hengkang dari Tol Cipali. Foto: Tol Cipali Macet di KM 78 (Dok @LintasMarga)
Jakarta -
ASTRA Infra telah resmi menambah kepemilikan saham di tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Hal itu ditandai dengan pembelian kepemilikan saham dari PLUS Expressways International Berhad (PEIB), anak usaha UEM Group Berhad perusahaan Malaysia di PT Lintas Marga Sedaya (LMS).

Transaksi itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian pembelian 55% seluruh saham milik PEIB di LMS oleh PT Astra Tol Nusantara (ASTRA Infra) melalui PT Baskhara Utama Sedaya (BUS) bersama-sama dengan Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB).


Dengan selesainya proses akuisisi ini, maka saham LMS kini seluruhnya dimiliki oleh ASTRA Infra 55% dan CPPIB 45%.

"ASTRA Infra memiliki hubungan yang sangat baik dengan PEIB sebagai mitra sebelumnya dalam mengelola jalan tol Cipali, dan kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PEIB yang telah bersama-sama kami mengelola jalan tol Cipali dengan baik selama ini. Kini CPPIB masuk sebagai mitra baru ASTRA Infra dalam mengelola jalan tol Cipali," kata Group CEO ASTRA Infra Djap Tet Fa dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2019).

Sebelum akuisisi saham ASTRA Infra di tol Cipali sebesar 45%. Dengan terus memperkuat investasi di tol, ASTRA Infra berharap dapat meningkatkan kontribusi dalam tata kelola berbagai keunggulan operasional jalan tol di Indonesia.

"Merupakan suatu kebanggaan bagi ASTRA Infra dapat bermitra dengan CPPIB yang juga memiliki pengalaman dalam investasi infrastruktur jalan tol di berbagai negara. Bermitra dengan CPPIB merupakan bukti ASTRA Infra menjadi "partner of choice" baik bagi investor dalam negeri maupun luar negeri. Transaksi ini juga menunjukkan minat investor asing terhadap pembangunan infrastruktur nasional masih cukup tinggi," tambahnya.


Pihaknya memandang ruas tol Cipali merupakan bagian penting jaringan jalan tol Trans Jawa, mengingat jalan tol sepanjang 116,8 km ini menjadi jalur utama logistik di Pulau Jawa yang menghubungkan daerah Jabodetabek dan Karawang dengan daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Saat ini kontribusi ASTRA Infra di jalur tol Trans Jawa meliputi ruas tol Tangerang-Merak (72,5 km), Cikopo-Palimanan (116,8 km), Semarang-Solo (72,6 km), Jombang-Mojokerto (40,5 km), Surabaya-Mojokerto (36,3 km) dan Serpong-Kunciran (11,1 km) yang berada di JORR 2 (Jakarta Outer Ring Road).

Dari sekitar 350 km total panjang jalan tol yang dimiliki Astra Infra, 339 km telah beroperasi dan 11,1 km (tol Serpong-Kunciran) diharapkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2019.

Bye-bye, Malaysia Resmi Hengkang dari Tol Cipali


Simak Video "7 Orang Tewas, Begini Kerusakan 2 Bus yang Tabrakan di Tol Cipali"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com