Laporan dari Saitama

Belajar dari Operator Kereta Jepang yang Tak Pernah Mati Lampu

Johanes Randy Prakoso - detikFinance
Kamis, 12 Des 2019 10:38 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images
Saitama - Listrik menjadi syarat penting untuk mengoperasikan kereta via sinyal radio dan lainnya. Di Tokyo misalnya, tak pernah mati lampu selama puluhan tahun.

Pengoperasian kereta api dewasa ini tak terlepas dari listrik yang memegang peranan penting. Di mana listrik itu digunakan untuk menjalankan kereta hingga menjalankan sinyal yang digunakan untuk memantau pergerakan kereta dan banyak lainnya.

Tentu masyarakat masih ingat, peristiwa pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Pulau Jawa pada 4 Agustus 2019 silam. Di mana musibah itu berdampak banyak, termasuk mandeknya MRT Jakarta saat tengah beroperasi di jalurnya sebelum sampai stasiun.

Berkaca pada pengalaman tersebut, rombongan program MRT Fellowship 2019 berkunjung ke perusahaan Nippon Signal di Kuki, Saitama, Rabu (11/12/2019) untuk studi banding. Bagi yang belum tahu, Nippon Signal merupakan provider alat sinyal untuk industri perkeretaapian dan banyak lainnya di Jepang.

Kunjungan ke Kuki Plant Nippon Signal di Saitama, JepangKunjungan ke Kuki Plant Nippon Signal di Saitama, Jepang Foto: Johanes Randy




Oleh rombongan ditanyakan, bagaimana cara pihak Nippon Signal melindungi kereta dan pengunjungnya apabila terjadi musibah serupa seperti pemadaman listrik dalam skala besar. Namun, jawaban dari GM Deputi Eksekutif Chief GM Kuki PLant Nippon Signal, Mikuni Hiroyuki cukup mengejutkan.

"Untuk Nippon Signal selama ini belum pernah (pemadaman listrik) selama 90 tahun," ujar Mikuni.

Hanya apabila seandainya musibah itu terjadi, pihak Nippon Signal juga punya cara khusus untuk penyelamatan darurat.

"Ada Uninterruptible Power Supply (UPS), bisa back up kereta hingga 30 menit setelah mati lampu. Jadi kereta dihentikan dan diberhentikan di stasiun terdekat dengan baterai cadangan," ujar Mikuni.

Teknologi yang sama pun juga telah diimplementasikan di MRT Jakarta. Hanya saja pihak MRT Jakarta masih perlu belajar banyak, khususnya untuk menghadapi musibah skala nasional seperti pemadaman listrik masal di awal Agustus ini.



Simak Video "Akibat Corona, Proyek MRT Bundaran HI-Harmoni Molor"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/eds)