Soal Aspal Tol Japek Layang Bolong, Basuki: Akan Kita Perbaiki

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 01 Jan 2020 21:37 WIB
Foto: Basuki Hadimuljono (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Belum genap sebulan pasca-diresmikan, aspal jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Layang kedapatan banyak yang bolong-bolong terutama di sekitar sambungan siar atau expansion joint. Akibatnya, lubang-lubang tersebut digenangi air saat hujan.

Merespons hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa akan dilakukan perbaikan aspal.

"Akan kita perbaiki," ujar Basuki ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).


Akan tetapi proses perbaikan jalan baru akan dimulai setelah masa libur Natal dan Tahun Baru 2020 ini usai.

"Setelah liburan ini," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, tol layang ini baru saja diresmikan pada 12 Desember 2019 lalu dan beroperasi per 15 Desember 2019.


Tol sepanjang 36,4 km ini merupakan tol layang terpanjang yang ada di Indonesia. Berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500).

Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh terutama golongan I dan II menggunakan Tol Layang Japek ini.

Simak Video "Aspal Karet Jadi Asa Pendongkrak Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)