Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 08 Feb 2020 13:30 WIB

Ada Overpass, Truk Batu Bara Tak Lagi 'Ganggu' Warga di Kalsel

Danang Sugianto - detikFinance
Swasta bangun jembatan dan overpass di Kalimantan Selatan Swasta bangun jembatan dan overpass di Kalsel/Foto: Danang Sugianto/detikcom
Tapin -

Hilir mudik kendaraan angkutan hasil tambang batu bara kali ini tak lagi mengganggu aktivitas warga Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Sudah ada 3 overpass dan 1 jembatan yang berada di titik-titik perlintasan kendaraan pengangkut batu bara.

3 overpass dan 1 jembatan ini berada di lintasan jalan nasional Marabahan-Margasari di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Jembatan dan overpass ini dibangun oleh 4 perusahaan tambang menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Keempat perusahaan tersebut yakni PT Talenta Bumi di KM 46,9, PT Binuang Mitra Bersama di KM 54, PT Hasnur International di KM 60, dan PT Antang Gunung Meratus di KM 61.9.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hari ini meresmikan keempat jembatan tersebut. Dia berharap keberadaan 4 jembatan dan overpass ini dapat mendukung kegiatan ekonomi di daerah sekitar untuk dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

"Selama saya jadi menteri baru pertama 1kali saya resmikan sarana dan prasarana di jalan nasional oleh pengusaha melalui program CSR-nya. Biasanya pakai APBN atau KPBU. CSR ini biasanya hanya bagi-bagi sembako, tapi ini prasarana di ruas jalan nasional. Jadi ini program yang patut kita apresiasi dan bisa dijadikan model," ucapnya di Kabupaten Tapin, Kalsel, Sabtu (8/2/2020).

Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan sejak 2017 dengan total biaya pembangunan sebesar Rp 189 miliar. Total panjang pembangunan overpass dan jembatan sepanjang 1,507 meter meliputi overpass PT Talenta Bumi sepanjang 393,3 meter, overpass PT Binuang Mitra Bersama sepanjang 364,51 meter, overpass PT Hasnur Jaya International sepanjang 357,12 meter, dan jembatan PT Antang Gunung Meratus sepanjang 392,8 meter.


Tiga overpass itu sebelumnya merupakan perempatan jalan yang mempertemukan jalur kendaraan tambang dengan jalan nasional. Lalu satu jembatan dibangun di atas sungai Puting yang juga menjadi jalur perlintasan kapal tongkang pengangkut batu bara.

"Kami sebelumnya untuk menyeberang menggunakan (kapal) feri. Dengan ada jembatan ini bisa menguhubungkan 2 kabupaten. Sebelum ada jembatan ini kami masyarakat kabupaten Tapin merasa terasingkan," kata Bupati Tapin Muhammad Arifin Arpan.

Masa pelaksanaan pekerjaan overpass PT Talenta Bumi 300 hari kalender sejak tanggal kontrak 24 Agustus 2017 dengan nilai investasi Rp 36,4 miliar. Pengerjaan konstruksinya terdiri dari pembangunan jalan pendekat atau oprit sepanjang 193,6 meter, pile slab (168 m), dan gelagar beton (31,7 m).

Pembangunan overpass PT Binuang Mitra Bersama menelan biaya Rp 41,7 miliar dengan masa pelaksanaan 245 hari kalender sejak kontrak 6 Juni 2018. Pembangunan konstruksinya terdiri dari oprit (189 m), pile slab (144 m), dan gelagar baja (31,5 m).

Overpass PT Hasnur Jaya International sepanjang 357,1 meter dengan biaya Rp 35,4 miliar. Pengerjaan konstruksinya terdiri dari pembangunan terdiri dari oprit (179,8 m), pile slab (146,5 m), dan gelagar beton (30,8 m) dengan masa pelaksanaan 300 hari kalender sejak kontrak 13 Juli 2017.

Kemudian pembangunan jembatan dan pelebaran penampang sungai yang menjadi kanal untuk perlintasan kapal pengangkut batu bara PT Antang Gunung Meratus. Biaya pembangunannya sebesar Rp 66,5 miliar dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender sejak kontrak 18 April 2018. Pengerjaan konstruksinya terdiri dari pile slab (300 m), gelagar beton (31,46 m), dan rangka baja (61,4 m).

Selain mengembalikan fungsi jalan nasional dan memperlancar distribusi hasil pertambangan, pembangunan overpass dan jembatan di Kalsel akan mempermudah aksesbilitas dan mobilitas lalu lintas Jalan Marabah-Margasari, mengurangi waktu tempuh pengguna jalan mengingat ruas tersebut merupakan jalan alternatif penghubung di Kalsel, dan mendukung aktivitas industri pertambangan menuju terminal batu bara di Kota Banjarmasin, Batu Licin dan sekitarnya. Dengan harapan, pembangunan infrastruktur tersebut akan membawa efek positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah kota/kabupaten di Provinsi Kalsel.



Simak Video "Jembatan di Padang Pariaman Ambruk, 1 Pekerja Tewas-4 Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com