Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 26 Feb 2020 10:11 WIB

Menhub Beberkan Transportasi Masa Depan di Ibu Kota Baru

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Bicara Soal Transportasi Ibu Kota Baru, Menhub: Smart, Terintegrasi, dan Berkelanjutan Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengupas rencana konektivitas ibu kota negara baru. Hal ini dilakukannya dalam acara Dialog Nasional 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara'.

Ibu kota negara baru sendiri sudah ditetapkan berada di Kalimantan Timur. Budi Karya mengatakan transportasi di ibu kota baru akan menjadi transportasi yang pintar, terintegrasi, dan berkelanjutan.

"Saya dan pihak litbang sudah rencanakan satu konsep transportasi yang smart, terintegrasikan, dan berkelanjutan," ungkap Budi Karya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Budi Karya juga menyebut ibu kota baru adalah gerbang masa depan Indonesia. Dia mengatakan nantinya konsep transportasi di ibu kota baru akan menjadi contoh baik di dalam dan luar negeri.

"Pemindahan ibu kota adalah bentuk gerbang menuju masa depan, oleh karenanya suatu kegiatan besar harus dimulai dengan perencanaan yang matang. Lalu bisa jadi contoh baik di dalam dan luar negeri. Kita mau out of the box dan extraordinary," kata Budi Karya.

"Bahkan hal yang sangat baru harus di-adopt ke sini. Bagaimana kendaraan di sana jadi eco green city," ungkapnya.

Rencananya, acara ini juga dihadiri Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Sebelumnya, Budi Karya pernah mengatakan bahwa salah satu konsep transportasi yang akan dibangun di ibu kota baru adalah autonomous rail transit (ART). Transportasi canggih ini merupakan kombinasi antara kereta dan bus.

Sistem transportasi futuristik ini menggunakan jalur rel virtual. Sistem ini juga disebut-sebut sangat fleksibel, murah, lebih baik dari trem maupun kereta biasa, ramah lingkungan, tak membutuhkan rel baja, serta kapasitas angkut lebih besar dari bus.

Dia menyatakan transportasi satu ini akan direncanakan untuk dibangun di pusat ibu kota baru, bersamaan dengan bus listrik dan trem.

"Di pusat kota itu nanti bisa bus listrik, bisa semacam trem, atau autonomous. Autonomous ini kombinasi antara kereta dan bus yang semuanya digerakkan oleh listrik," ucap Budi Karya saat berbincang dengan Tim Blak-blakan detikcom di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Menhub Beberkan Transportasi Masa Depan di Ibu Kota Baru



Simak Video "Usai Masa Reses, RUU Ibu Kota Baru Akan Diserahkan ke DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com