Terpopuler Sepekan

Anies Jawab Kritik DPR soal Banjir Jakarta

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 29 Feb 2020 14:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Wilda Nufus/detikcom
Jakarta -

DPR RI menyentil konsep naturalisasi penanganan banjir ala Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Konsep yang dibuat berbeda dengan konsep ala Gubernur sebelumnya yakni Joko Widodo (Jokowi) tersebut dinilai tak memberi perubahan signifikan.

Untuk itu, menurut Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dari fraksi PDIP menantang Anies agar fokus menunjukkan kinerjanya dalam menangani banjir ketimbang repot-repot mengagas konsep baru.

"Sebetulnya kami ingin menyelesaikan perdebatan di luar terkait dengan naturalisasi dan normalisasi. Tapi kami pengin dengar apa sih kerjanisasi yang telah dilakukan," kata Lasarus di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Hal itu ia sampaikan karena Komisi V kecewa dengan ketidakhadiran Anies dalam rapat penanganan banjir di DPR RI siang kemarin. Ia menuturkan, baru kali ini Gubernur DKI Jakarta tak hadir dalam rapat dengan DPR RI. Sedangkan, pejabat sebelumnya senantiasa selalu hadir.

"Ini undangan pertama (di periode 2019-2024), tapi dulu pernah mengundang Gubernur (DKI Jakarta) lain semuanya datang kecuali Pak Anies. Baru beliau yang tidak datang dan Gubernur Jabar dan Banten," ujar Lasarus.

Tak hanya itu, Lasarus juga menyinggung alokasi anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk konsep naturalisasi yang diusung Anies sendiri. Menurutnya, untuk pembebasan lahan kawasan Sungai Ciliwung saja Anies tak memberikan alokasi anggaran.

Ia berpendapat, hal itu menunjukkan tak ada kinerja yang dihasilkan Pemprov DKI Jakarta untuk menangani banjir Sungai Ciliwung. Padahal, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terus menunggu proses pembebasan lahan demi bisa menyelesaikan normalisasi Ciliwung yang baru berjalan 16 km dari total 33 km.

"Kalau tidak dibebaskan, Pak Menteri tidak bisa kerja. Jadi berdebat di sini perkaranya tidak normalisasi atau naturalisasi, tapi tidak ada kerjanisasi," pungkasnya.

Apa kata Anies soal itu?

Selanjutnya
Halaman
1 2