Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 30 Apr 2020 08:29 WIB

Proyek MRT Fase II Pun Molor, Terima Kasih Corona

Hendra Kusuma - detikFinance
Penumpang Mass Rapid Transit  (MRT) Jakarta terlihat memakai masker, Senin (17/2). Hal ini untuk mencegah virus corona. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Wabah COVID-19 yang melanda Indonesia memberikan dampak besar bagi roda perekonomian, terlebih lagi di DKI Jakarta yang menjadi episentrum penyebaran. Penyebaran di ibu kota negara ini berdampak pada sejumlah bisnis besar, salah satunya MRT Jakarta.

Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan COVID-19 telah membuat molor pengerjaan konstruksi proyek fase II dari Bundaran HI-Kawasan Kota. Tidak hanya itu, virus Corona juga membuat jumlah penumpang MRT anjlok.

Khusus pengerjaan proyel fase II, William mengatakan seharusnya pengerjaan dimulai pada Maret namun harus diundur menjadi Juni 2020.

"Kontrak sudah ditandatangani Februari 2020, awalnya pada awal Maret mulai bekerja kita mundurkan 3 bulan ke Juni, karena situasi COVID ini tidak memungkinkan, karena sebagian tenaga kerja juga dari Jepang," kata William dalam video conference, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Dengan mundurnya jadwal pengerjaan, William juga menyampaikan target penyelesaiannya pun menjadi mundur. Untuk Fase 2A Bundaran HI-Kota awalnya selesai 31 Desember 2024 menjadi 30 Maret 2025. Menurut William COVID juga membuat proses lelang fase lainnya mundur dari target awalnya.


MRT Jakarta Fase 2 ini terdiri dari dua paket pengerjaan, pertama fase 2A dengan rute Bundaran HI-Kota sepanjang 6,3 km dan fase 2B dengan rute dari Kota-Ancol Barat sepanjang 6 km. Proses pembangunan mendapat pembiayaan dari JICA sebesar Rp 22,5 triliun.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Geger Corona, Pendeteksi Suhu Akan Dipasang di Stasiun MRT"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com