Tak Ada Proyek Tol yang Disetop Gegara Corona, Tapi...

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 04 Mei 2020 09:56 WIB
Pemerintah membangun tol Manado-Bitung sepanjang 39 km. Proyek ini digarap beberapa BUMN, salah satunya PT Hutama Karya (Persero).
Foto: hutama karya
Jakarta -

Pekerjaan konstruksi tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk tetap berjalan di tengah pandemi Corona. Meski demikian pengerjaannya memang melambat karena sejumlah pembatasan di lapangan.

Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo mengatakan kegiatan konstruksi di lapangan terus berjalan dengan tetap memperhatikan kesehatan para pekerja.

"Prinsipnya, tidak ada penghentian proyek. Meski kecepatan penyelesaian pekerjaan terpengaruh akibat COVID-19, namun kami terus melaksanakan pekerjaan di lapangan, dengan melaksanakan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kantor anak perusahaan dan proyek jalan tol sesuai dengan protokol kesehatan," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

Jasa Marga menargetkan sejumlah proyek jalan tol baru tetap selesai konstruksi di tahun ini. Tol itu di antaranya ialah bagian dari Jalan Tol JORR 2, Jalan Tol Cinere-Serpong dan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng, Jalan Tol Manado-Bitung.

"Selain itu kami juga menargetkan penyelesaian konstruksi beberapa jalan tol yang sudah beroperasi sebagian, seperti Jalan Tol BORR Seksi IIIA Sp Yasmin-Semplak serta Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi I Km 13-Samboja dan Seksi V Km 13-Sepinggan," jelas Adrian.

Adrian menjelaskan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di lingkungan anak perusahaan dan proyek jalan tol, Jasa Marga melakukan beberapa hal diantaranya membentuk satuan tugas pencegahan, penyediaan fasilitas pencegahan dan pelaksanaan edukasi untuk menjaga diri dari COVID-19.

"Dalam pekerjaan harian pun, Jasa Marga memastikan adanya pengukuran suhu tubuh secara rutin bagi semua orang yang berada di lingkungan proyek, menerapkan prinsip physical distancing, serta penyemprotan disinfektan pada sarana dan prasarana kantor dan lapangan," tambahnya.



Simak Video "Hingga Minggu Sore, Sudah 17.347 Kendaraan Masuk ke Jakarta via Cipali"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)