China-India Bentrok Gara-gara Apa? Infrastruktur!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2020 11:41 WIB
Sebanyak 20 tentara India tewas dalam bentrokan dengan militer China di Ladakh, Kashmir, yang masuk pegunungan Himalaya. Begini potret di Ladakh usai bentrokan terjadi.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Tentara China dan India terlibat konflik saling lempar batu di kawasan Pegunungan Himalaya. Meski tidak menggunakan senjata, 20 orang dilaporkan tewas. India membantah klaim kedaulatan China atas Lembah Sungai Galwan.

Kedua negara sepakat tidak menggunakan kekuatan militer di perbatasan pada 1996. Akhirnya, senjata yang digunakan adalah tangan, batu, dan kayu yang dipasang paku atau kawat berduri.

Lokasi konflik berada di Ladakh, Kashmir, daerah yang menjadi rebutan sejak pemisahan kawasan India di tahun 1947 oleh Inggris dalam peristiwa yang dikenal sebagai 'Partition'. Ada tiga negara penguasa wilayah itu yakni India, China, dan Pakistan.

India menuding China menduduki wilayah mereka seluas 38.000 kilometer (km) persegi. Sejumlah perundingan dalam tiga dasawarsa gagal menuntaskan sengketa wilayah antara mereka.

India dan Pakistan sudah berulang kali terlibat konflik berkenaan dengan Kashmir. Namun terakhir China dan India terlibat konflik di wilayah ini adalah sekitar 60 tahun lalu yang diakhiri dengan gencatan senjata di tahun 1962.

Tidak ada batas jelas yang disepakati oleh kedua negara di sepanjang pegunungan Himalaya tersebut. Hanya ada kesepakatan tidak mengikat mengenai perbatasan sepanjang 3.380 kilometer (km) yang dikenal dengan nama 'Line of Actual Control' (LAC).

Berlanjut di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2