Tahun Depan, Basuki Bangun 7.724 Rusun di 7 Provinsi Ini

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2020 15:57 WIB
Pembangunan rumah susu (rusun) Pasar Rumput Jakarta sudah rampung. Rusun ini siap ditempati di mana untuk penghunian unit dikelola Pemprov DKI Jakarta.
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun 7.724 unit rumah susun (rusun) sebagai target prioritas pembangunan tahun depan. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, rencananya ribuan rusun tersebut dibangun di tujuh provinsi.

"Dibangun di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara," ujar Basuki dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Selain itu, ada tambahan sebanyak 2.640 unit rumah khusus yang akan dibangun di kawasan perbatasan, Kabupaten Banjar Baru, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Konawe Selatan. Pemerintah juga akan memberikan bantuan rumah swadaya 111.300 unit yang tersebar di 33 provinsi.

Kemudian, pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas sebanyak 40 ribu unit bagi rumah umum dan komersial, serta dukungan lainnya seperti pembangunan, pengaturan, pengawasan serta dukungan manajemen.

Sehingga, total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek perumahan tersebut adalah sebesar Rp 7,48 triliun.
Anggaran tersebut terbagi untuk anggaran pembangunan rusun sebesar Rp 3,51 triliun, rumah swadaya sebesar Rp 2,51 triliun, serta anggaran bagi konstruksi rumah khusus sebesar Rp 610 miliar

"Untuk bidang perumahan dialokasikan total anggaran sebesar Rp 7,48 triliun," ungkapnya.



Simak Video "Menteri Basuki Hibur Tamu di ITB di Sela Pemberian Doktor Kehormatan"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)