China Mau Bikin Kereta Cepat Bawah Laut Pertama, Apa Kabarnya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 03 Agu 2020 18:15 WIB
Ilustrasi bendera China/ebcitizen.com
Foto: Internet/ebcitizen.com
Jakarta -

Rencana China untuk membangun kereta super cepat bawah laut pertama akan segera terwujud. Lantaran, proposal teknis untuk kereta Ningbo-Zhoushan yakni segmen bawah laut yang menghubungkan Kepulauan Zhoushan di Provinsi Zhejiang, China Timur dengan daratan telah selesai.

Mengutip Chinadaily, Senin (3/8/2020), setelah persiapan dua tahun, proposal inti untuk terowongan bawah laut proyek sepanjang 16,2 km terpanjang di dunia lulus penilaian dari panel ahli yang dipimpin Qian Qihu, seorang akadamisi teknik China.

Kereta Ningbo-Zhoushan memiliki total panjang 77 km. Jalur tersebut melewati terowongan bawah laut sepanjang 16,2 km dari Ningbo ke Pulau Jintang di Zhoushan. Serta, melewati beberapa jembatan yang melintasi laut.

Jalur tersebut akan dilewati kereta api berkecepatan tinggi. Tidak hanya itu, terowongan juga akan dilintasi kendaraan dengan jalur yang terpisah.

"Terowongan bawah laut akan menjadi terowongan kereta kecepatan tinggi bawah laut terpanjang di dunia saat selesai," tulis laporan tersebut.

Terowongan bawah laut ini akan lebih dalam dari jembatan dan terowongan bawah laut yang menghubungkan Hong Kong-Zhuhai-Macao sepanjang 6,7 km. Hal itu akan menciptakan kesulitan tersendiri bagi para pekerja.

Dalam proyek kereta cepat ini, pada kedalaman maksimal 78 meter dan diameter 14 meter, perisai terowongan akan mencapai panjang 10,87 km.

Saat rampung, perjalanan Ningbo ke Zhoushan hanya akan memakan waktu 30 menit. Lalu untuk Hangzhou ibu kota Provinsi Zhejiang ke Zhoushan menjadi 1 jam 20 menit.



Simak Video "Selain Tegalluar, Proyek Kereta Cepat Masih Berjalan di Purwakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)