Gara-gara Corona, Pembangunan Infrastruktur Jadi Nggak Maksimal

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2020 17:45 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (Hasrul Nawir/detikcom)
Foto: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (Hasrul Nawir/detikcom)
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui pembangunan infrastruktur transportasi tak berjalan maksimal akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

"Iya benar. Masa pandemi ini membuat kita dilematis dalam beberapa hal. Pertama berkaitan dengan pembangunan karena dengan adanya pandemi tentu semua stakeholder ini tidak maksimal melakukan kegiatan," ungkap Budi dalam webinar Kemenhub, Jumat (14/8/2020).

Meski begitu, menurut Budi pihaknya secara bertahap melakukan pemulihan di pembangunan infrastruktur transportasi.

"Tapi saya yakini Kemenhub bisa melakukan penyerapan lebih dari 95%, jadi kita sedang recovery. Nanti sore rapat, besok juga rapat, jadi insyaallah ini akan dilakukan," terang Budi.

Ia membeberkan, khususnya di moda transportasi udara pemerintah sudah membangun 21 bandara baru di seluruh Indonesia, 10 bandara sebagai hub primer, dan sebagainya.

"Adapun program prioritas konektivitas udara, jembatan udara di Papua ada 37 rute menuju tempat-tempat ketinggian. Dan kita membangun 21 bandara baru. Kita membangun 10 bandara hub primer. Melakukan perbaikan 175 bandara, dan juga mengupayakan 5 lokasi bandara perairan untuk pariwisata perairan," urainya.

Budi mengatakan, operasional moda transportasi udara ini tak bisa berhenti meski ada pandemi. Pasalnya, moda transportasi udara ini memegang peran krusial dalam menjaga konektivitas.

"Kehadiran transportasi udara diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjadi penghubung masyarakat pada daerah terisolasi. Menghubungkan masyarakat dari wilayah tersebut ke dunia luar, ke daerah lain, sehingga dapat meningkatkan pembangunan dan perekonomian pada daerah tersebut," kata Budi.



Simak Video "Tambah 3.989, Total Kasus Positif Covid-19 di RI Jadi 244.676"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)