Corona Bikin Jasa Marga Kesulitan Bebaskan Lahan Jalan Tol

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2020 16:10 WIB
Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kota Depok menargetkan pembebasan lahan untuk tiga ruas tol yang melintasi wilayahnya rampung pada tahun 2019
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

PT Jasa Marga (Persero) mengaku kesulitan dalam mengebut proyek jalan tol yang sedang digarap. Dengan pandemi Corona yang belum surut di Indonesia, membuat pembebasan lahan menjadi sulit.

Menurut Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto mengatakan di tengah pandemi pembebasan lahan menjadi terhambat dan butuh waktu ekstra.

"Proyek pasti akhir tahun semua harapannya bisa on time. Tapi again, pembebasan lahan ini kan sulit, apalagi dengan ada social distancing. Butuh waktu ekstra," kata Eka dalam Public Expose Virtual yang dilakukan oleh BEI, Rabu (26/8/2020).

Pekerjaan di lapangan pun harus dilaksanakan secara bertahap. Yang jelas dia berharap, proyek tol Jasa Marga yang masuk dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road II dapat beroperasi pada akhir tahun.

"Seiring dengan itu, di lapangan pekerjaan juga dilakukan bertahap. Yang jelas kita harap JORR II bisa koneksi akhir tahun," jelas Eka.

Pada jaringan jalan tol JORR II sendiri, Jasa Marga mengelola dua ruas. Mulai dari ruas Jalan Tol Serpong-Cinere yang dikelola lewat PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) dan ruas Jalan Tol Cengkareng-Kunciran yang dikelola melalui PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC).

Untuk ruas Serpong-Cinere progress pembebasan lahannya sudah mencapai 92,17% dan konstruksinya 84,86%. Ruas ini membentang sepanjang 10,14 km.

Sementara itu untuk ruas Cengkareng-Kunciran dengan panjang 14,19 km, konstruksinya sudah mencapai 87,51% dengan pembebasan lahan sebesar 93,93%.



Simak Video "Arus Lalin Padat, Contraflow Diberlakukan di Tol Cikampek"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)