Luhut Sebut Banyak Investor Asing Bakal Masuk Proyek Tol RI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 09 Sep 2020 18:10 WIB
Penandatanganan PPJT Tol Yogya-Solo
Foto: Penandatanganan PPJT Tol Yogya-Solo (Soraya Novika/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan investor asing bakal banyak masuk ke proyek tol di Indonesia. Maka dari itu, studi kelayakan jalan tol harus dibuat sebaik mungkin.

Awalnya, dia mengingatkan agar studi kelayakan semua proyek jalan tol dibuat seakurat mungkin, dia meminta pemilihan asumsi ekonomi yang digunakan dalam studi kelayakan harus jadi perhatian.

"Saya ingin berikan pesan soal Feasibility Study, termasuk pengecekan asumsi yang digunakan. Kita lihat masih ada asumsi pembangunan yang kurang pas, maka harus hati-hati, sehingga rencana investasi bisa berjalan dengan baik," ujar Luhut dalam acara penandatanganan PPJT Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

"Jangan sampai meleset rencananya saat pembangunan," katanya, ini perlu kita waspadai," katanya.

Hal itu dilakukan untuk memberikan kepercayaan pada investor. Pasalnya, Luhut mengatakan seiring dengan selesainya RUU Cipta Kerja, maka kegiatan investasi Sovereign Wealth Fund (SWF) juga akan berjalan.

Menurutnya, dari kegiatan SWF, dapat menarik banyak investor potensial ke Indonesia. Salah satu yang jadi tujuan adalah menyuntik dana ke dalam proyek jalan tol.

"Apalagi Omnibus Law akan selesai, SWF akan jalan, maka kemungkinan nanti asing akan banyak juga masuk ke dalam tol ini," ungkap Luhut.

Maka dari itu Luhut kembali mengingatkan, agar perhitungan studi kelayakan bisa dilakukan dengan profesional. Dia juga mengingatkan agar desain hingga kualitas pekerjanya juga harus berkualitas.

"Maka ini penting hitungannya harus profesional. Desain dan kualitas pekerjanya juga harus baik," tegas Luhut.



Simak Video "Covid-19 di Bali Meningkat, Luhut Batasi Kunjungan Turis"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)