Dari Kontraktor Pengairan, Brantas Abipraya Kini Bangun Tol hingga Properti

Yudistira Imandiar - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2020 12:48 WIB
unit usaha Brantas Abipraya
Foto: Brantas Abipraya
Jakarta -

Berbagai transformasi model bisnis dilakukan Brantas Abipraya untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan. Kini Brantas Abipraya telah mengembangkan unit bisnis selain kontraktor spesialis bidang pengairan.

"Berbagai inisiatif strategis kami lakukan guna memperkokoh fundamental bisnis Brantas Abipraya. Salah satu mengembangkan unit bisnis yang kami miliki selain pengairan, kami perluas segmen jasa konstruksi yaitu jalan dan jembatan, prasarana perhubungan dan kelistrikan," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Perusahaan konstruksi milik BUMN ini membentuk Unit Bisnis baru Abipraya Beton pada 2014. Pembentukan untuk bisnis, kata Anas, dilakukan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan dalam penjualan maupun laba. Selain itu, banyaknya permintaan kebutuhan internal akan produk beton pracetak untuk proyek-proyek yang ditangani Brantas Abipraya juga menjadi latar belakang dibentuknya unit Abipraya Beton. Melalui unit baru ini, Brantas Abipraya juga mendidik tenaga ahlinya bidang produk beton dan beton pracetak.

Brantas Abipraya juga merintis pembentukan unit usaha strategis di bidang properti yaitu, Abipraya Properti (Apro). Dikatakan Anas strategi ini dilakukan dalam rangka optimalisasi aset perusahaan. Apro terbagi menjadi beberapa bidang, antara lain pembangunan perumahan, manajemen proyek, dan kemitraan strategis. Beberapa produk properti yang dilahirkan Apro, di antaranya apartemen Urban Heights Residences, Arya Green Tajur Halang, Arya Green Simatupang, Arya Green Setu, Arya Green Kalasan dan Arya Sunter Development.

Unit bisnis lainnya dari Brantas Abipraya, yakni Abipraya Tol. Unit bisnis Abipraya Tol ikut serta dalam konsesi pengusahaan jalan tol pada ruas-ruas tol prioritas yang dikembangkan melalui skema kerja sama, salah satunya proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu.

Brantas Abipraya pun turut meningkatkan kapabilitas alat berat melalui unit Abipraya Alat. Melalui Unit Bisnis ini Brantas Abipraya berinvestasi peralatan sesuai segmen produk yang disasar dengan mengembangkan jenis pekerjaan yang terkait utilisasi alat selain dari penyewaan alat.

"Di tahun 2011, Brantas Abipraya melakukan diversifikasi usaha dan mengembangkan bisnis melalui Entitas Anak yaitu PT Brantas Energi yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Hydro Power, melalui Brantas Energi, kami optimis dapat berkembang dan tumbuh sebagai pengembang Hydro Power terkemuka di Indonesia, serta mendukung program pembangunan pembangkit 35.000MW yang bersifat baru dan terbarukan," imbuh Anas.

(mul/mpr)