Menhub Cek Lagi Proyek Patimban Pertengahan November, Ada Apa?

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 31 Okt 2020 20:30 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Tinjau Pelabuhan Patimban
Foto: Dok. Kementerian Perhubungan
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berjanji akan kembali meninjau Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat pada pertengahan bulan November 2020. Kegiatan tersebut untuk memastikan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) ini benar-benar rampung.

Dalam kunjungan kerjanya ke pelabuhan Patimban, Budi mendapat kabar bahwa pembangunan Pelabuhan Patimban tahap I selesai pada minggu ketiga bulan November 2020.

"Dari hasil rapat tadi kita mendapatkan kesimpulan bahwa pengerjaannya bisa diselesaikan pada akhir November 2020 dan pada bulan Desember 2020 sudah bisa dioperasikan sebagai car terminal," kata Budi dalam keterangan resminya, Sabtu (31/10/2020).

Pembangunan pelabuhan Patimban telah mengalami progres yang baik yaitu pembangunan Terminal Mobil (Car Terminal) seluas 8 hektar mencapai 92% dan ditargetkan selesai pada akhir November 2020. Car terminal ini memiliki dermaga berukuran 350 meter x 33 meter berkapasitas 218.000 CBU.

Kemudian, Terminal Kontainer seluas 1 hektar dengan dermaga berukuran 420 meter x 34 meter juga ditargetkan selesai pada akhir November 2020. Dermaga ini berkapasitas 250.000 TEUs.

Sementara, jalan akses pelabuhan yang dibangun oleh Kementerian PUPR dan Ramp on/off progresnya sudah mencapai 99%. Adapun terkait pengelolaan pelabuhan patimban, juga sudah diumumkan calon perusahaan operator yang lolos tahap prakualifikasi proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Pelabuhan Patimban pada 20 Oktober lalu, yaitu Konsorsium Patimban yang terdiri dari PT CT Corp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya.

Terkait uji coba sandar sudah selesai dilaksanakan per hari ini 31 Oktober 2020, dimana uji sandar ini telah dilaksanakan dan diawasi langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Pada kesempatan peninjauan hari ini Menhub juga sempat melakukan pelepasan sandar.

Untuk mengawal target tersebut, Budi Karya memutuskan akan kembali meninjau pelabuhan ini pada pekan ketiga bulan November 2020 untuk memastikan kembali progresnya.

Pelabuhan Patimban menjadi salah satu PSN berada di area seluas 369 hektar dan backup area mencapai 356 hektar, dengan biaya investasi total hingga mencapai Rp 43,2 triliun.

Untuk tahap I sudah dilakukan sebesar Rp 14 triliun yang dananya berasal dari APBN dan pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Tahap lanjutan dari pengembangan pelabuhan ini akan dilakukan pada tahun 2023 dengan nilai investasi sebanyak Rp 9,5 triliun.

(hek/eds)