Cakep! Lintasan LRT Jabodebek Cawang-Dukuh Atas Tersambung

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 11 Nov 2020 11:37 WIB
Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pengerjaan di lintasan kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (7/7/2020).
Lintasan LRT Jabodebek di Kuningan/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Lintasan LRT Jabodebek Cawang-Dukuh Atas hari ini telah tersambung semua. Hal itu ditandai dengan pengecoran jembatan bentang panjang alias long span di Dukuh Atas.

Jembatan bentang panjang yang hari ini melakukan pengecoran terakhir panjangnya 128 meter. Menurut Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson pekerjaan ini menandai selesainya pengerjaan lintasan atas LRT Jabodebek tahap I.

"Alhamdulillah pagi ini kita bisa berkumpul di sini dalam rangka pemasangan longspan terakhir di Dukuh Atas ini. Alhamdulillah seluruh pekerjaan konkret di bagian atas, untuk LRT Jabodebek tahap I sudah kita selesaikan," ujar Entus dalam acara peresmian yang ditayangkan di YouTube, Rabu (11/11/2020).

Entus juga mengatakan konstruksi lintasan u-shape pada proyek LRT Jabodebek menjadi yang terpanjang di dunia dan diganjar rekor MURI. Dia menyebutkan total lintasan u-shape di seluruh proyek LRT Jabodebek sepanjang 44 km pada tahap I.

"Penggunaan dari u-shape di LRT Jabodebek ini, secara pemanfaatan seluruh panjangnya kita mendapatkan rekor MURI. Karena memang terpanjang di dunia, kurang lebih 44 km," ujar Entus.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir secara virtual menyatakan pembangunan angkutan massal seperti LRT Jabodebek sangat diperlukan di Jakarta. Maka dari itu pembangunannya harus dipercepat.

"Saya bisa sampaikan bahwa Jakarta adalah aglomerasi, satu kota besar yang butuh produktivitas angkutan massal, sehingga angkutan seperti LRT, MRT, merupakan hal penting," kata Budi Karya.

Dilihat detikcom dari akun YouTube adhikaryaID, progress proyek LRT Jabodebek per September pada lintas pelayanan I Cawang-Cibubur sudah mencapai 91,24%. Lalu untuk lintas pelayanan II Cawang-Dukuh Atas mencapai 72,97%, dan lintas pelayanan III Cawang-Bekasi Timur mencapai 86,92%.

Untuk diketahui, pembangunan prasarana dan sarana LRT Jabodebek mencakup beberapa lingkup pekerjaan yaitu pekerjaan jalur, pekerjaan stasiun, depo dan OCC, serta pekerjaan fasilitas operasi dan trackwork. Nilai pengerjaan proyek prasarana LRT Jabodebek ini mencapai Rp 22,8 triliun.

(ara/ara)