Libur Nataru, 518 Ribu Kendaraan Diprediksi Wira-wiri di Tol Pejagan-Pemalang

Imam Suripto - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 16:15 WIB
Arus lalu lintas di Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (1/11/2020).
Ilustrasi/Foto: (Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Lonjakan kendaraan di jalan tol Pejagan-Pemalang diprediksi terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Cabang Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), Ian Dwinanto mengatakan, jumlah lonjakan tahun ini diperkirakan sama dengan Natal dan Tahun Baru kemarin.

Peningkatan di jalan tol Pejagan-Pemalang itu terbagi dalam dua arus yakni masuk dan meninggalkan Jawa Tengah. Selain itu, peningkatan arus kendaraan ini terbagi dalam dua momen, masing masing Natal dan Tahun Baru.

"Diperkirakan ada 518 ribu kendaraan yang melintas di tol selama periode 23 Desember sampai 3 Januari 2021. Perkiraan ini mengacu pada data kendaraan yang melintas di tol pada Natal dan Tahun baru sebelumnya," ungkap Ian Dwinanto usai rapat persiapan pengamanan Nataru di Kantor Bupati Brebes, Rabu (16/12/2020).

Ditemui terpisah, Wakapolres Brebes, Kompol Suryo Prabowo mengatakan, dari kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui jalan tol, 65 persen terus ke arah timur, 15 persen keluar di Eksit Tol Brebes Timur, 5 persen di Brebes Barat, dan sisanya di wilayah Tegal. Atas pertimbangsn itu, Polres Brebes akan menitik beratkan pengamanan lalu lintas di eksit tol Brebes Timur dan Brebes Barat.

"Kendaraan yang masuk Jateng melalui tol, 65 persennya terus ke timur. 15 persen di Brebes Timur, 5 persen Brebes Barat dan sisanya di Tegal. Karena itu, kami akan mendirikan pos pengamanan di dua Eksit Tol Brebes Timur dan Barat," sambung Suryo Prabowo.

Mengantisipasi terjadinya kemacetan, lanjut Wakapolres, kendaraan dari jalan tol akan dialihkan ke pantura. Demikian pula bila terjadi kepadatan di pantura, kendaraan akan dialihkan ke jalur lingkar utara.

"Kita siapkan pengalihan arus ke Pantura bila terjadi kemacetan di jalan tol. Termasuk nanti akan kita gunakan Jalan Lingkar Utara Jalingkut jika di pantura juga terjadi macet," kata Wakapolres mengakhiri pembicaraan.

(hns/hns)