Pembebasan 4.179 Bidang Tanah untuk Tol Yogya-Solo Kelar Akhir 2021

Achmad Syauqi - detikFinance
Selasa, 09 Mar 2021 15:26 WIB
Musyawarah penetapan ganti rugi proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kuncen Kecamatan Ceper hari ini
Foto: Achmad Syauqi/detikcom: Penetapan ganti rugi proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kuncen Kecamatan Ceper (9/3)
Klaten -

Sebanyak 4.179 bidang tanah yang terdampak proyek jalan tol Yogya-Solo terus diselesaikan pengumuman dan musyawarah ganti ruginya. Pemerintah menargetkan bidang tanah sebanyak itu diselesaikan akhir 2021 ini.

"Kita harapkan sampai akhir tahun 2021 ini sebanyak 4.179 bidang tanah itu selesai pembebasannya. Semua di lapangan kondusif sejauh ini ," ungkap Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Klaten Agung Taufiik Hidayat pada wartawan, Selasa (9/3/2021) usai musyawarah penetapan bentuk ganti rugi proyek jalan tol Yogya-Solo di Balai Desa Kuncen, Kecamatan Ceper.

Agung menjelaskan, dari total bidang tanah yang terkena 4.179 bidang itu sudah ada 1.127 bidang yang diumumkan ke masyarakat. Dari 1.127 bidang itu sudah dilakukan musyawarah 478 bidang.

"Sudah kita lakukan pengumuman di bulan Desember 2020 sebanyak 1.127 bidang. Dari yang sudah kita umumkan itu ada 478 bidang yang sudah kita musyawarahkan ganti ruginya," terang Agung.

Tanah sebanyak 478 bidang itu, lanjut Agung, sudah dimusyawarahkan di enam desa dan ganti rugi selesai bulan Desember. Musyawarah di Desa Kuncen itu sebagai kelanjutannya.

"Ini (musyawarah di Kuncen) menindaklanjuti atau melanjutkan penyelesaian 1.127 bidang yang kita umumkan bulan Desember. Desember sudah enam desa dan bulan Maret ini empat desa kita musyawarahkan," sambung Agung.

"Bulan Maret ini kita musyawarahkan ganti rugi di empat desa, yaitu Desa Kranggan, Keprabon, Glagahwangi, dan Kuncen. Jumlah totalnya 372 bidang di empat desa," papar Agung.

Musyawarah penetapan ganti rugi proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kuncen Kecamatan Ceper hari iniMusyawarah penetapan ganti rugi proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kuncen Kecamatan Ceper hari ini Foto: Achmad Syauqi/detikcom: Musyawarah penetapan ganti rugi proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kuncen Kecamatan Ceper, Selasa (9/3)

Dengan demikian, rinci Agung, dari total 16 desa sudah selesaikan musyawarah dan ganti rugi lahan proyek tol Yogya-Solo di enam desa. Bulan Maret ditargetkan empat desa dan empat desa sisanya menyusul.

"Maret ini empat desa kita selesaikan, lalu April menyusul empat desa. Selebihnya secara simultan akan diikuti pengumuman bidang tanah lainnya dan diharapkan 4.179 selesai di akhir 2021," imbuh Agung.

Ditegaskan Agung, pembebasan sejauh ini tidak ada kendala berkat kerjasama semua pihak. Kalau toh ada hanya persoalan ekspektasi harga di masyarakat.

"Ya tidak ada kendala. Mungkin ada ekspektasi harga di masyarakat tapi seperti yang terlihat semua berjalan lancar," pungkas Agung.

Kajari Klaten, Ari Bintang Prakoso Sejati yang hadir di lokasi mengatakan kejaksaan bertugas mengawal dan memantau kegiatan. Sejauh ini tidak ada temuan dan kendala.

"Tidak ada temuan. Tadi ada masyarakat menyetujui harga yang ditetapkan sebab memang harganya lebih dari harga pasaran sebenarnya," jelas Bintang pada wartawan.

Pantauan detikcom di lokasi, musyawarah dimulai pukul 09.00 WIB. Setelah penjelasan, warga pemilik lahan diberikan amplop berisi rincian ganti rugi lahan proyek tol Yogya-Solo.

Setelah amplop dibuka dan melihat nominal, warga diminta membubuhkan tanda tangan persetujuan. Warga mengisi tanda tangan sekali lagi untuk ganti ruginya.

Lihat juga Video: 9 Tol Mau Dijual ke Swasta, Ada yang Minat?

[Gambas:Video 20detik]



(hns/hns)