Terus Dikebut, Progres Jalur KA Bandara Kulon Progo Capai 85%

Jalu Rahman Dewantara - detikFinance
Jumat, 02 Apr 2021 11:30 WIB
Prgres Pembangunan Jalur Kereta Bandara Kulon Progo
Foto: Prgres Pembangunan Jalur Kereta Bandara Kulon Progo (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Pembangunan jalur kereta api (KA) Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo terus dikebut. Hingga kini progresnya sudah mencapai 85,59 persen.

Capaian progres itu terhitung sejak 31 Maret 2021. Salah satu pekerjaan krusial yang baru-baru ini dituntaskan oleh pelaksana proyek yaitu penggeseran jembatan jalur KA sepanjang 46,5 meter dan lebar 10 meter yang melintang di atas jalan nasional Purworejo-Wates, Kalurahan Demen, Kapanewon Temon, pada Sabtu (27/03/2021).

"Saat ini progres pembangunan jalur KA Bandara YIA] sudah 85,59 persen dan pekan lalu kita sudah melakukan pergeseran jembatan PH3 dengan tipe welded through truss (WTT) 46,5 double. Dikerjakan pada malam minggu, Alhamdulillah, berjalan lancar dan selamat," ujar PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Area 1 Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Dheky Martin, kepada wartawan Jumat (2/4/2021).

Dheky memaparkan pekerjaan berikutnya adalah pemasangan rel atau trek dan penyelesaian super struktur jalur tersebut. Proses ini diawali dengan pengecoran beton pagar pembatas atau parapet. Setelah itu pengisian batu balast yang merupakan bagian dari badan jalan kereta api tempat meletakkan bantalan trek.

Jika sudah, baru kemudian masuk ke tahap pemasangan dua lajur trek yang ditarget bisa dilakukan dalam waktu dekat. "Inshaallah mulai minggu depan rel sudah bisa kita pasang" ucapnya.

Dheky menjelaskan khusus untuk konstruksi yang masuk kawasan bandara YIA akan dilakukan pemasangan overkapping atau atap oleh PT. Angkasa Pura 1 (Persero), selaku pengelola YIA, guna menyesuaikan landscape kawasan yang ada di sana.

"Pada bulan April kita akan selesaikan tiang-tiang [penyangga jalur KA] di kawasan bandara, agar bisa lanjut pembangunan overkapping-nya," jelas Dheky.

Dheky memastikan jalur KA ini kuat dilalui berbagai jenis kereta, termasuk yang menggunakan lokomotif. "Jadi untuk desainnya sudah kita sesuaikan atau sudah dapat mendukung untuk dilalui kereta reguler atau kereta yang menggunakan lokomotif, meskipun nantinya pengoperasian kita menggunakan KRD ataupun nanti jika dikembangkan lagi menggunakan KRL."

Pts General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, telah menginstruksikan kepada pihaknya agar jalur KA bandara dapat segera beroperasi pada Agustus 2021. Karena itu fasilitas penunjang seperti stasiun termasuk overkapping akan segera dikerjakan.

"Dua minggu lalu kami mendapat kunjungan dari Pak Luhut, dan di sana disampaikan bahwa beliau ingin Agustus 2021 sudah operasional, terkait hal itu kami ada kewajiban yaitu membuat overkapping-nya jadi atapnya ini nanti yang melaksanakan kami sepanjang 200 meter dari stasiun bandara," ujarnya.

"Nah ini sangat tergantung kesiapan Dirjen Perkeretaapian kapan seluruh fasilitas ini siap, artinya rel dan lain-lain siap baru kami kerjakan itu [overkapping]," sambungnya.
Pandu memprediksi overkapping bisa dikerjakan sekitar 2-3 bulan ke depan, sembari menunggu penyelesaian konstruksi lainnya oleh pelaksana proyek.

Sebagai informasi jalur KA bandara ini sepanjang 5,3 km dari Stasiun Kedundang ke Stasiun Bandara YIA. Pembangunan yang telah dimulai sejak Desember 2019 itu memiliki nilai investasi sebesar Rp 1,1 triliun.



Simak Video "Polda DIY Kirim 100 Tabung Oksigen ke RSUP dr. Sardjito"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)