Mengintip Progres Proyek MRT Jakarta Fase II yang Dibangun Sejak 2019

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 28 Apr 2021 06:00 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut bakal membangun proyek baru LRT dan MRT di 5 kota. Penasaran?
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Proyek MRT Jakarta Fase II kini terus dikebut pembangunannya. Proyek yang sudah dibangun sejak 2019 ini sempat berhenti pembangunannya pada awal 2020 lalu karena adanya pandemi COVID-19.

Sejak Juni 2020 lalu akhirnya pembangunan proyek ini kembali dilanjutkan.

Menurut Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim sampai 25 April 2021 kemarin, progres fisik yang menghubungkan jalur Bundaran HI ke Harmoni, sudah mencapai 15,36%.

"Untuk paket kontrak CP201 (Bundaran HI-Harmoni) yang meliputi pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas sampai 25 April 2021, progres fisik sudah sangat baik di 15,36%, Ini sesuai juga dengan target kita sampai hari ini," ujar Silvia dalam diskusi virtual, Selasa (24/4/2021).

Untuk diketahui, secara keseluruhan pembangunan proyek CP201 Bundaran HI-Harmoni ini mencakup pembangunan terowongan bawah tanah sepanjang 2.677 meter dan pembangunan dua stasiun, yakni Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Sejauh ini, yang sudah dikerjakan pihak MRT Jakarta di paket kontrak CP201 itu tentunya meliputi pengerjaan kedua stasiun tersebut. Untuk Stasiun Thamrin yang sudah dikerjakan adalah pekerjaan power blender dan pekerjaan guide wall di shaft selatan, relokasi drainase shaft selatan, dan pekerjaan jet grout di area Bundaran HI. Selain itu, juga sudah ada pemasangan Silo berisi material Bentonite untuk membantu proses galian di Kawasan Thamrin.

Sedangkan, untuk Stasiun Monas yang sudah dilakukan adalah pembangunan atau relokasi Pos Polisi Medan Merdeka, membangun D-wall dan Kingpost Stasiun monas, dan pekerjaan Jet Group di RSS (Bundaran HI).

Sebelumnya, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar telah menyampaikan target pembangunan Proyek MRT Fase II. Targetnya, tahun ini MRT Jakarta bisa menyelesaikan Fase IIA sampai 23,07% dari total proses konstruksinya.

Rincinya, untuk paket kontrak CP201 tahun ini ditarget bisa selesai sampai 27,31%, CP202 selesai sampai 4,17%, CP203 selesai sampai 3,9%, CP205 sampai 5,59%. Sedangkan, untuk CP206 dan CP207 diharapkan bisa memulai tender April 2021 dengan target commencement di Juli 2022.

Baru setelah itu, MRT Jakarta lanjut ke proyek fase IIB yang menghubungkan Kota dan Ancol Barat. Secara keseluruhan, Proyek MRT Fase II terutama untuk kontrak CP201 ditarget selesai Maret 2025.

(zlf/zlf)