LRT Jakarta Batal Diteruskan ke Manggarai, Dibelokkan ke Cawang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 28 Apr 2021 16:45 WIB
Demi mencegah menyebarnya virus corona, pihak LRT Jakarta telah menyiapkan beberapa langkah antisipatif tersendiri.
Foto: Pradita Utama

Selanjutnya, menurut Syafrin bila dilihat dari ketersediaan moda yang sudah ada, menuju Dukuh Atas sudah ada KRL commuter line dan juga LRT Jabodebek. Bila hal ini dipaksakan LRT Jakarta tidak akan mendapatkan demand alias potensi jumlah penumpang yang bagus.

Memperhatikan dua moda yang berhimpitan itu, dia menilai hal ini tidak feasible atau layak untuk LRT Jakarta bila dipaksakan dibangun di kawasan Manggarai Apalagi bila mempertimbangkan biaya proyek cukup mahal.

"Dari sisi teknis transportasi, demandnya akan saling memakan. Jadi tidak feasible untuk layanan yang dibangun dengan biaya mahal," ungkap Syafrin.

Kemudian bila dilihat dari potensi penumpang, dia menilai di kawasan timur Jakarta khususnya yang menghubungkan arah selatan ke utara belum banyak moda transportasi massal yang dikembangkan. Maka dari itu pihaknya memilih meneruskan pembangunan dari Velodrome menuju Cawang.

"Kita melihat bahwa di kawasan timur Jakarta, khususnya di koridor selatan utaranya layanan kereta api yang jadi backbone pengenmbangan angkutan umum massal Jakarta itu kurang, bahkan hampir tidak ada. Oleh sebab itu dari Velodrome diteruskan ke Cawang," papar Syafrin.

Lebih lanjut, perubahan rute LRT Jakarta menuju Cawang akan membentuk 3 kawasan terintegrasi baru. Pertama kawasan integrasi di Klender yang berdekatan dengan Stasiun Kereta Api Klender. Di sana dioperasikan kereta Commuter Line.

Selanjutnya, kawasan integrasi juga tercipta di daerah Pondok Bambu. Di sana akan menjadi irisan LRT Jakarta dengan LRT Pulogebang-Joglo. "Itu akan terintegrasi juga dengan layanan LRT di Pondok Bambu, rencana LRT Pulogebang-Joglo," katanya.

Terakhir kawasan terintegrasi besar juga akan terbentuk di kawasan Cawang. LRT Jakarta akan terintegrasi dengan stasiun awal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yaitu Stasiun Halim. Kemudian LRT Jakarta juga akan terintegrasi dengan LRT Jabodebek, tepatnya di Stasiun Cawang.

"Nah di ujung Cawang, ada Stasiun Halim, ini akan terintegrasi dengan rencana high speed train Jakarta-Bandung. Lalu, juga akan terintegrasi dengan LRT Jabodebek di area yang sama," ungkap Syafrin.

Halaman

(hal/eds)