Jokowi Minta Bandara Baru Segera Jalan, Tak Perlu Tunggu Terminal Kelar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 11 Jun 2021 14:15 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan cara pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) menjadi contoh pembangunan bandara di Indonesia. Bandara tersebut sudah beroperasi meskipun terminal penumpangnya belum selesai.

Hal ini diungkapkan Jokowi saat meninjau Bandara Jenderal Soedirman di Purbalingga. Jokowi memaparkan saat ini terminal bandara tersebut masih darurat, meski begitu operasional bandara sudah dilakukan.

Cara ini menurutnya membuat bandara bisa lebih produktif penggunaannya bagi masyarakat. Jokowi meminta hal ini untuk dicontoh pada pembangunan bandara lain di Indonesia.

"Meskipun terminalnya masih terminal darurat, belum selesai tapi airportnya sudah dipakai. Saya kira ini lebih produktif seperti itu dari pada kita harus menunggu terminalnya selesai baru dilakukan penerbangan," ungkap Jokowi dalam konferensi pers virtual usai meninjau Bandara Jenderal Besar Soedirman, Jumat (11/6/2021).

"Cara-cara cepat seperti ini yang seperti ini yang akan terus kita lakukan terhadap airport-airport yang lain yang dalam proses dibangun," katanya.

Jokowi menyampaikan Bandara Jenderal Besar Soedirman saat ini memiliki runway yang telah selesai dibangun sepanjang 1.600 meter dan lebarnya 30 meter. Sudah ada penerbangan dari maskapai Citilink yang mengisi bandara tersebut.

Penerbangan dilakukan untuk rute Jakarta-Purbalingga dan Purbalingga-Surabaya. Penerbangan itu pun cukup diminati, buktinya presentase penumpang dua penerbangan ini mencapai 70%.

"Meskipun terminalnya belum selesai tapi minggu yang lalu telah mulai dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga, kemudian dari Purbalingga ke Surabaya oleh Citilink. Kita melihat juga penumpangnya lebih dari 70%, alhamdulillah," ungkap Jokowi.

Adapun operasional Bandara Besar Jenderal Soedirman sendiri sudah berjalan sejak 1 Juni yang lalu. Maskapai yang membuka rute baru ada Citilink saja.

(hal/hns)