Hutama Karya Rampungkan Proyek Pembangkit Listrik Rp 142 M di Sumut

Inkana Putri - detikFinance
Sabtu, 03 Jul 2021 12:28 WIB
PT Hutama Karya (Persero) resmi merampungkan Proyek Pekerjaan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Parmonangan-2 milik PT Bina Godang Energi. Berlokasi di Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, proyek senilai Rp 142 Miliar ini rampung sesuai target.
Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) resmi merampungkan Proyek Pekerjaan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Parmonangan-2 milik PT Bina Godang Energi. Berlokasi di Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, proyek senilai Rp 142 Miliar ini rampung sesuai target dan resmi beroperasi.

Direktur Operasi II Hutama Karya Ferry Febrianto mengungkapkan dalam proses pembangunan PLTM Parmonangan-2 sempat terkendala extension of time akibat pandemi COVID-19, dimulai dari bulan Agustus 2020 sampai dengan Januari 2021. Namun, kata dia, tidak terdapat kesulitan major dalam pembangunan proyek yang menyebabkan penundaan atau bahkan penghentian proyek

"Pembangunan proyek PLTM Parmonangan-2 telah melalui berbagai tahapan uji coba sebelum akhirnya dilakukan proses serah terima," ujar Ferry dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/7/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan terdapat beberapa uji coba yang dilakukan untuk ketahanan proyek PLTM ini. Uji coba tersebut, antara lain Uji Coba Layak Bertegangan, Layak Sinkron, Load Rejection, Reliability Run hingga pengeluaran Sertifikat Layak Operasi (SLO).

Selain itu, Ferry mengatakan seluruh proses pengerjaan proyek juga selalu memperhatikan protokol kesehatan dan standar keamanan. Ferry pun berharap proyek ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Sumut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan Hutama Karya untuk menjadi kontraktor utama dalam pembangunan PLTM Parmonangan-2. Dalam pelaksanaan pekerjaan, perusahaan selalu patuh menerapkan zero accident dan protokol pencegahan COVID-19 kepada para pekerja proyek selama pengerjaan infrastruktur," jelasnya.

"Kami berharap kehadiran PLTM Parmonangan 2 dapat memberikan manfaat yang luar biasa kepada para warga di Sumatera Utara, khususnya terhadap penggunaan energi yang ramah lingkungan dengan menekan penggunaan bahan bakar fosil," pungkas Ferry.

Sebagai informasi, berita acara Commercial Operation Date (COD) proyek ini telah ditandatangani di kantor PLN UI Sumatera Utara, Senin (31/5). Adapun berita acara ini ditandatangani oleh General Manager Pembangkit Listrik Negara Unit Induk Wilayah Sumut, Pandapotan Manurung bersama Direktur Utama PT Bina Godang Energi, Anche Anthonius, serta Project Director Busdev dan Umum Freddy Siahaan. Dengan ditandatanganinya berita acara COD maka PLTM Parmonangan-2 resmi dapat dioperasikan.

Untuk diketahui, sebelum menjadi kontraktor utama proyek PLTM Parmonangan-2, Hutama Karya juga dipercaya menjadi kontraktor utama proyek PLTM Parmonangan-1. Adapun PLTM Parmonangan-1 memiliki kapasitas 2 x 4,5 MW sejak tahun 2015 sampai dengan tahap COD pada bulan Juli 2017.

Kedua PLTM Parmonangan ini merupakan pembangkit listrik pertama di Indonesia yang menggunakan Cascade System. Dalam hal ini, aliran Sungai Aek Sibundong yang keluar dari PLTM Parmonangan-1 akan langsung digunakan untuk pemutaran turbin di Power House PLTM Parmonangan-2.



Simak Video "Segera Hadir Penghubung Jalan Baru di Aceh"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ara)