Ada PPKM Darurat, Volume Kendaraan di Tol Jasa Marga Ambles 40%

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 14:18 WIB
PPKM Darurat telah memasuki hari ke-11. Arus lalu lintas di tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) lancar.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali sejak 3 sampai 20 Juli mendatang berimbas pada menurunnya volume lalu lintas di jalan tol.

Operator jalan tol terbesar di Tanah Air, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat penurunan volume lalu lintas (traffic) hingga 40% untuk kendaraan yang masuk dan keluar DKI Jakarta.

"Turun sekitar 30-40%," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru kepada detikcom, Jumat (16/7/2021).

"Walaupun mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat ini cenderung menurun yang juga berdampak pada volume lalu lintas di ruas jalan tol milik Jasa Marga Group, kami tetap berkomitmen menjaga tingkat pelayanan yang sudah ditetapkan dalam SPM," kata Heru menambahkan.

Angka tersebut dicatat selama PPKM Darurat dari 3-9 Juli di ruas jalan tol Jasa Marga Group. Angka penurunan itu dibandingkan dengan rata-rata lalu lintas harian secara normal.

Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas kumulatif diambil dari sejumlah GT Utama (barrier) yang berbatasan dengan Jabodetabek seperti GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta Cikampek (akses arah Timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat) dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah Selatan).

Kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama sepekan PPKM Darurat menurun sebanyak -37,91%. Secara rinci, menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -35,41% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -43,51%.

Kendaraan yang keluar menuju arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -30,45%, dan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -46,16%.

Sementara itu, untuk penurunan volume lalu lintas yang memasuki Jakarta turun sebanyak -38,54% dengan rincian dari arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -35,16% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -50,39%, dari arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -31,56%, dan dari arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -40,59%.

(eds/eds)