Besinya Dicuri Orang, Memang Tiang Monorel Jakarta Masih Bisa Dipakai?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 18 Jul 2021 20:00 WIB
Tiang konstruksi proyek monorel yang berada di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan tidak terpakai. Terlebih, proyek LRT Jabodebek yang berada di sampingnya membuat konstruksi baru untuk koridor Cawang-Dukuh Atas.
kondisi Tiang Monorel di sela Proyek LRT Jabodebek (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Tindakan pencurian tertangkap kamera terjadi di lokasi proyek monorel Jakarta yang mangkrak. Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial, dalam video yang beredar pencurian besi tiang pancang monorel dilakukan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Sejak awal pembangunan di tahun 2004 proyek ini tidak selesai sampai sekarang. Bahkan, cenderung mangkrak dan ditinggalkan. Kini proyek itu terbengkalai.

Proyek itu hanya menyisakan tiang-tiang pancang yang tersebar di beberapa jalan utama di Jakarta. Salah satunya di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

PT Adhi Karya menjadi pemilik aset tiang-tiang proyek monorel. Kabar terakhir, mereka menyatakan belum mendapatkan perintah lebih lanjut untuk penanganan tiang-tiang monorel yang mangkrak.

Namun, menurut Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pundjung Setya Brata tiang-tiang tersebut lebih baik dimanfaatkan. Soal dimanfaatkan untuk apa, Adhi Karya terbuka untuk setiap ide yang masuk. Nah salah satu ide yang berkembang adalah menjadikan tiang-tiang ini sebagai skywalk alias jalur pejalan kaki.

"Kami menunggu perintah dan juga kajian legal yang lebih lanjut, tetapi akan lebih bagus apabila tiang tersebut dapat didayagunakan. Kami terbuka dengan ide-ide tentang pemanfaatan tiang tersebut," kata Pundjung kepada detikcom, Jumat (23/10/2020).

"Salah satu ide dikaji untuk menjadi skywalk," katanya saat itu.

Nantinya skywalk tersebut diintegrasikan dengan stasiun LRT yang berada satu kawasan dengan tiang-tiang monorel tersebut. Jadi, dengan adanya akses pejalan kaki tersebut, begitu pengguna LRT Jabodebek turun di stasiun bisa menuju ke gedung-gedung sekitar dengan lebih mudah.

Namun pihaknya baru menyusun konsep dasar pembangunan skywalk. Soal besaran biaya yang dibutuhkan untuk proyek tersebut belum diketahui angkanya.

"Ini nanti akan diintegrasikan dengan stasiun LRT misalnya, dan akses ke building di sekitarnya sehingga tidak perlu turun sekaligus menciptakan ruang untuk pejalan kaki," jelas Pundjung.

Kembali lagi ke masalah pencurian besi tiang monorel yang viral, Adhi Karya belum mau bicara banyak. Saat ini, mereka masih akan melakukan pengecekan soal kejadian pencurian bes tiang monorel yang terjadi dan viral di media sosial.

"Kami cross check ke lapangan dulu," ungkap Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Farid Budiyanto, ketika dihubungi detikcom, Minggu (18/7/2021).

(hal/dna)