Setelah 'Harta Karun' China, MRT Jakarta Temukan Jalur Trem Belanda

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 31 Agu 2021 14:51 WIB
Sebelum memiliki MRT, Jakarta pernah lebih dulu mengoperasikan trem di masa lalu. Trem itu pun siap mengantarkan warga ke sejumlah destinasi yang tersedia.
Ilustrasi/Foto: Vittorio Zunino Celotto/Getty Images
Jakarta -

Beberapa artefak bersejarah berhasil ditemukan di lokasi proyek MRT Jakarta Fase 2. Kali ini PT MRT Jakarta kembali mendapatkan penemuan unik, rel kereta trem dari zaman Belanda.

Menurut Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim, rel trem itu ditemukan oleh tim arkeologi MRT Jakarta di kawasan Kota Tua. Tepatnya di depan gedung Bank Mandiri.

"Jadi memang kita di tahap awal menemukan trem di bulan Agustus kemarin di salah satu titik investigasi arkeologi. Kami lakukan investigasi arkeologi di depan Mandiri dan di situ memang ditemukan trem," ungkap Silvia dalam diskusi virtual, Selasa (31/8/2021).

Saat ini, Silvia mengatakan tim investigasi arkeologi MRT Jakarta sedang melakukan penelitian dengan Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI soal temuan itu. Kedua pihak akan menginvestigasi rel trem yang ditemukan tersebut dan mencocokkannya dengan hasil studi yang telah ada untuk melihat nilai sejarahnya.

Dari hasil investigasi tersebut, pihaknya akan menentukan apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan dengan temuan tersebut.

"Setelah investigasinya ada hasilnya, maka akan dilaporkan lebih lanjut secara formal, dan diharapkan untuk lihat arahan lebih lanjut untuk treat temuan itu," ungkap Silvia.

Sebelumnya, sejumlah artefak ditemukan di area pembangunan MRT Jakarta Fase 2A. Beragam benda bersejarah itu diperkirakan berasal dari abad 18-20 Masehi.

Diketahui, ada 25 objek yang diduga merupakan benda bersejarah maupun cagar budaya yang telah ditemukan. Beragam artefak itu pun kini dipajang di ruang galeri 'visitor center' yang telah dibangun oleh pihak MRT Jakarta.

Sejumlah artefak atau bangunan bersejarah tersebut ditemukan di 14 titik penggalian yang berada di kawasan pembangunan MRT Fase 2A mulai dari kawasan bawah tanah Jalan MH Thamrin serta sebagian Jalan Medan Merdeka Barat.

Ada berbagai artefak yang ditemukan di area pembangunan MRT Jakarta Fase 2A tersebut, mulai dari fragmen keramik China, peluru, botol tembikar, gigi bovidae atau hewan pemamah biak seperti kerbau dan bison, hingga fragmen keramik Eropa.

Simak juga Video: Intip Kerennya Skybridge MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW!

[Gambas:Video 20detik]



(hal/eds)