Said Didu Sebut Ada Jebakan China di Proyek Kereta Cepat, Apa Maksudnya?

ADVERTISEMENT

Said Didu Sebut Ada Jebakan China di Proyek Kereta Cepat, Apa Maksudnya?

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 09 Sep 2021 16:54 WIB
Muhamad Said Didu
Foto: Ari Saputra

Bak buah simalakama, dia mengatakan, pemerintah tak bisa menarik ulang proyek tersebut. Ada baiknya, kata dia, ada seorang pejabat yang ditentukan sebagai penanggung jawab proyek.

"Tapi saya sih menyatakan, sebaiknya pembengkakan 30% itu dan kenaikan itu sebaiknya ada pejabat yang diminta bertanggung jawab terhadap proyek ini. Karena dipastikan akan merugikan BUMN dan merugikan negara, dipastikan," pungkasnya.

Seperti diketahui, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mengalami pembengkakan biaya. Total pembengkakan biaya proyek menurut PT KAI (Persero) telah mencapai US$ 1,9 miliar atau mencapai hampir Rp 30 triliun atau tepatnya mencapai Rp 27 triliun (dalam kurs terkini Rp 14.242).



Simak Video "Menhub Cek Kesiapan Kereta Cepat Sebelum Dijajal Jokowi dan Xi Jinping"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT