Spesifikasi Kereta LRT Jabodebek yang Tabrakan di Cibubur

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Senin, 25 Okt 2021 16:27 WIB
Proyek LRT Jabodebek
Foto: Dok Detikcom
Jakarta -

Trainset kereta LRT Jabodebek tabrakan di lintas Cibubur-Cawang. Insiden tersebut terjadi saat sedang uji coba kereta.

Belum diketahui penyebab kecelakaan hingga saat ini. Yang pasti, karena kecelakaan terjadi pada saat uji coba, hal ini disebut menjadi tanggung jawab PT INKA (Persero) yang menjadi produsen.

Kereta LRT Jabodebek diproduksi oleh produsen yang sama untuk kereta LRT Palembang, yakni PT INKA (Persero). Produksinya dilakukan di Madiun.

Beban gandar kereta ini mencapai 12 ton yang materialnya terbuat dari aluminium alloy. Sementara untuk cover bagian depannya atau kabin menggunakan komposit.

Kereta ini dirancang dengan kapasitas maksimal ditumpangi 1.308 orang penumpang. Namun, normalnya LRT akan membawa 740 orang penumpang sekali jalan.

Penumpang disediakan bangku yang bisa ditempati 174 orang. Lalu, 566 orang bisa berdiri bila tidak kebagian tempat.

Uniknya, kereta tersebut dirancang tanpa masinis alias driverless. Dengan sistem tersebut nantinya kereta yang digunakan LRT Jabodebek diatur perjalanannya secara otomatis. Mulai dari pergerakannya, kecepatannya, hingga waktu berhentinya.

Untuk buka tutup pintu saat berhenti di setiap stasiun, LRT akan dibuka lewat petugas tiap stasiun yang bertugas di ruang kontrol. Nantinya, kereta ini pun didesain bisa melaju dengan kecepatan maksimal 80 km/jam.

Secara keseluruhan trainset telah dilakukan Factory Acceptance Test (FAT) di workshop PT INKA (Persero). Pada Oktober 2021 seluruh kegiatan pengujian dinamis sarana di lintas layang Jabodebek ditargetkan bisa diselesaikan.

Pada tahap selanjutnya akan dilakukan uji komunikasi On Board Control Unit (OBCU) persinyalan dengan Train Control Management System (TCMS) pada kereta yang ditargetkan selesai November 2021. Menjelang trial run akan dilakukan uji Grade of Automation (GoA) 3 yang dijadwalkan bulan Maret-Juni 2022.

Trial run dijadwalkan pada Juni-Agustus 2022 hingga direncanakan siap dioperasikan pada 17 Agustus 2022. Hal yang menjadi tantangan PT INKA (Persero) dan semua stakeholder terkait adalah penggunaan sistem operasi GoA3 yang pertama di Indonesia sehingga membutuhkan upaya khusus dalam hal integrasi sarana - prasarana.

Tonton video 'LRT Jabodebek Tabrakan di Cibubur saat Uji Coba!':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/ara)