ADVERTISEMENT

Simak! 7 Fakta Tabrakan Kereta LRT Jabodebek di Cibubur

Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 27 Okt 2021 15:23 WIB
Kecelakaan terjadi saat rangkaian light rail transit (LRT) diujicobakan pada hari ini. Insiden itu terjadi di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim).
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Belum lama ini sebuah tabrakan LRT terjadi di Cibubur, Jakarta Timur. Tabrakan itu melibatkan trainset 20 dan trainset 29 LRT Jabodebek di antara Stasiun Ciracas dan Stasiun Harjamukti.

Sebelumnya, kejadian tabrakan LRT Jabodebek terjadi pada Senin 25 Oktober pada pukul 13.00 WIB. Peristiwa tumburan LRT Jabodebek terjadi saat kereta selesai menjalani pengujian.

Tumburan tersebut melibatkan 2 rangkaian kereta LRT Jabodebek di antara petak stasiun Harjamukti - stasiun Ciracas jalur LRT Jabodebek. Ini merupakan bagian dari uji coba dan di ruas ini belum ada operasional LRT.

Berikut fakta-fakta terkait tabrakan kereta LRT Jabodetabek yang dirangkum oleh detik.com:

1. LRT Sedang Uji Coba

Damkar Jakarta Timur turut membantu proses evakuasi 2 gerbong LRT yang tabrakan di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. LRT yang terlibat kecelakaan itu disebutkan sedang uji coba.

"Karena informasi sedang uji coba. Katanya kosongan tuh kereta," kata Kepala Seksie Damkar Jaktim Gatot Sulaiman saat dihubungi detikcom, Senin (25/10/2021).

Gatot mengatakan pihaknya menerima laporan itu sekitar pukul 15.00 WIB. Laporan awal yang diterima pihaknya adalah terjadi tabrakan LRT.

SM PKBL, CSR & Relationship, PT INKA Bambang Ramadhiarto menuturkan terdapat satu rangkaian kereta akan langsir menumbuk rangkaian yang sedang stabling.

"Kereta dalam kondisi tidak berpenumpang," ujarnya.

2. Masinis Mengalami Luka Ringan

Rangkaian LRT tersebut kini ditutupi terpal. PT INKA menjelaskan masinis kereta light rail transit (LRT) yang tabrakan di Munjul, Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim), mengalami luka ringan.

Dalam konferensi pers daring di YouTube PT INKA, Senin (25/10), PT INKA bersyukur atas kondisi masinisnya. Pihak PT INKA juga menyampaikan masinis dalam kondisi sadar saat dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Masinisnya alhamdulillah tidak apa-apa. Ya luka ringan dan sekarang di rumah sakit. Masih sadar," kata Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro.

Lokasi kecelakaan LRT sendiri ada di atas Km 12 Tol Jagorawi. Bagian depan dari salah satu LRT terlihat mengangkat ke atas. Sedangkan tampak seorang petugas di atas rel LRT.

3. Penyebab Tabrakan Diduga karena Langsiran Terlalu Cepat

Budi menduga penyebab kecelakaan karena langsiran terlalu cepat. Dua kereta LRT itu kecelakaan saat salah satunya hendak bergabung ke jalur Harjamukti.

"Trainset 29 yang posisi pagi jadi masih di tengah-tengah karena kan rangkaian ini tersebar rangkaian trainset 29 di tengah-tengah terus diambil satu per satu, pas mau ke trainset 20 itu, saat trainset 29 mau gabung ke arah Harjamukti terjadi tubrukan," ujar Budi dalam jumpa pers, Senin (25/10/2021).

"Ini terindikasi nanti KNKT yang menentukan, terindikasi langsiran yg terlalu cepat," imbuhnya.

4. Adanya Indikasi Human Error

Budi mengatakan masinis diduga menyalahi SOP. Namun dia belum bisa menyampaikan lebih jauh karena kepastian soal penyebab kecelakaan akan disampaikan KNKT.

"Makanya saya bilang ini terindikasi adanya human error, di mana masinis pada saat langsir ini kecepatannya melebihi. Tapi itu nanti akan diketahui oleh hasil investigasi KNKT," kata Budi dalam jumpa pers, Senin (25/10/2021).

"Tapi indikasi awal berdasarkan situasi di lapangan seperti itu," sambungnya.

Selain itu, menurut Senior Manager PKBL, CSR & Stajeholder Relationship PT INKA (Persero), Bambang Ramadhiarto mengatakan dari hasil investigasi internal sementara, telah ditemukan dugaan adanya human error pada kecelakaan ini.

Bambang menjelaskan saat pengujian, seluruh fungsi sarana LRT pada trainset No. 29 di lintasan LRT dekat Harjamukti Cibubur dalam kondisi baik. Hanya saja, operator yang melakukan uji gerak LRT diduga tidak segera menjalankan fungsi pengereman ketika menata Trainset No. 29 menuju posisi stabling atau parkir.

"Kejadian ini menurut kami merupakan kecelakaan kerja pada saat proses uji gerak atau dinamis kereta LRT di lintasannya. Uji dinamis sendiri merupakan kelanjutan dari proses produksi LRT yang dilakukan oleh PT INKA sebagai pabrikannya di Madiun," jelas Bambang dalam keterangannya yang diterima detikcom, Rabu (27/10/2021).

5. PT INKA Minta Maaf

Budi memohon maaf kepada semua pihak atas kejadian ini. Dia menjelaskan, rangkaian LRT Jabodetabek yang terlibat kecelakaan adalah rangkaian (trainset) nomor 20 dan nomor 29. Lokasi kecelakaan itu ada di antara stasiun Ciracas dan Cibubur. Dia memohon maaf kepada sejumlah menteri atas terjadinya kecelakaan itu.

"Saya atas nama Dirut dan direksi PT INKA memohon maaf kepada semua pihak," katanya.

"Kepada Pak Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, yang terkait juga, Menteri Menko Marves khususnya yang membantu luar biasa, dan yang lain-lain terkait dengan itu, KAI, LRT Jabodetabek, dan juga teman-teman yang lain," kata Budi Noviantoro menyebutkan pihak-pihak yang dimintainya maaf.

6. KNKT Lakukan Investigasi

Kecelakaan ini mengakibatkan kabin LRT rusak. Budi mengatakan biaya perawatan akan ditanggung PT INKA.

Adapun kerusakan yang ada pada LRT tersebut akan diperbaiki lagi oleh PT INKA setelah dilakukannya pemeriksaan oleh KNKT atau pihak lain, seperti kepolisian selesai.

"Habis selesai (KNKT atau kepolisian) ya keretanya kita bawa lagi ke sini, beberapa komponen mungkin masih ada, kalau nggak ada nanti kita beli lagi nggak papa," kata Budi.

7. Buntut Tabrakan, Kereta LRT Jabodebek Dikembalikan ke Madiun

Senior Manager PKBL, CSR & Stakeholder Relationship PT INKA, Bambang Ramadhiarto mengatakan kerusakan kereta karena kecelakaan kerja itu merupakan bagian dari proses produksi. Tepatnya pada tahap uji dinamis kereta LRT Jabodebek.

Karena masih dalam tahap produksi, maka kereta ringan yang tabrakan kemarin akan diperbaiki di pabriknya yang ada di Madiun.

"Oleh karena kerusakan sarana LRT Jabodebek akibat kecelakaan kerja tersebut masih merupakan bagian dari proses produksi, PT INKA akan menarik kembali LRT yang rusak untuk diperbaiki di pabriknya di Madiun," kata Bambang dalam keterangannya yang diterima detikcom, Rabu (27/10/2021).



Simak Video "Momen Jokowi Jajal LRT Jabodebek: Keretanya Halus, Nyaman Sekali"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT