ADVERTISEMENT

Nasib Pengoperasian LRT Jabodebek yang 'Pulang Kampung' ke Madiun

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 02 Nov 2021 18:00 WIB
Proyek LRT Jabodebek
Foto: Dok Detikcom

Bagaimana dengan target operasi pada 2022?

Pihak INKA mengatakan pihaknya akan menyelesaikan proses pengecekan dua rangkaian kereta yang tabrakan secepatnya. Untuk itu diharapkan target pengoperasian 2022 tak lagi molor.

"Tetap kami targetkan beroperasi 2022 dan kereta (yang tabrakan) akan selesai sebelum beroperasi itu akan secepatnya akan diselesaikan," katanya kepada detikcom, Selasa (2/11/2021).

Sementara untuk proses uji coba pasca kecelakaan, diungkapkan prosesnya masih berjalan. Tetapi hanya dalam satu jalur kereta, mengingat jalur kereta yang lainnya menjadi jalur yang tabrakan beberapa waktu lalu.

"Uji coba belum dilakukan sekarang kan masih proses evakuasi kereta yang kemarin tabrakan dari atas. Jadi, uji coba ya setelah proses evakuasi ini selesai. Uji coba sementara ini alhamdulillah berjalan lancar. Kendala sedikit terhalang oleh kereta yang sedang evakuasi. Jalur sebelahnya alhamdulillah tidak terhalang. Karena ada dua jalur kanan dan kirim," tutupnya.

Sebagai informasi, pada Oktober lalu dua rangkaian kereta LRT Jabodebek tabrakan saat uji coba. Kejadian itu terjadi di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. Dalam laporannya, pihak INKA menyebut bahwa rangkaian kereta yang mengalami kecelakaan dalam posisi tak berpenumpang.

Akibat kecelakaan tersebut, satu masinis yang diketahui berada di salah satu kereta LRT tersebut mengalami luka ringan dan saat ini tengah dalam perawatan di Rumah Sakit.

"Dalam peristiwa ini terdapat satu korban luka ringan yaitu masinis PT INKA dan saat ini masih dirawat di RS," kata pihak INKA pada Senin (25/10).


(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT