Begini Cara LRT Jabodebek yang Tabrakan Diturunkan dari Rel

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 29 Okt 2021 20:45 WIB
Pembangunan LRT Jabodebek menambah daftar transportasi publik yang ada di Ibu Kota. Rencananya, LRT Jabodebek bakal beroperasi pertengahan tahun depan.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pemindahan rangkaian kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) yang mengalami kecelakaan di ruas Cibubur-TMII, Jakarta pada Senin (25/10) lalu direncanakan akan dilakukan oleh PT INKA (Persero).

General Manager Teknologi PT INKA (Persero) Hery Prasetya mengatakan, kecelakaan tersebut bersinggungan dengan ruas Tol Jagorawi tepatnya di kilometer 13+000 dan kilometer 12+800 arah Jakarta, maka INKA akan berkoordinasi dengan Jasamarga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Jalan Tol Jagorawi.

"Evakuasi Car LRT juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi pekerjaan guna mendukung proses evakuasi tersebut dan memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna Jalan Tol Jagorawi," ujar dia, dalam keterangannya di Madiun dikutip dari Antara, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, pekerjaan pemindahan rangkaian kereta itu menggunakan dua kendaraan derek bergerak berkapasitas 200 ton dan tiga unit kendaraan poros manjemuk.

Pekerjaan evakuasi akan dilaksanakan pada waktu sepi penglaju, sekitar pukul 22.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB, pada Jumat-Sabtu (29-30 Oktober 2021) dan Senin-Rabu (1-3 November 2021).

"Pekerjaan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan, setting installing counter weight, rigging, pengangkatan sampai dengan pengepasan, dan pengakhiran," kata dia.

Dia menambahkan, metode menurunkan rangkaian LRT dengan melakukan riggging di jalur rel LRT, proses pengangkatan rangkaian LRT dari jalur kereta ke kendaraan poros majemuk, pengepasan, dan pengakhiran proses LRT ke kendaraan poros majemuk, membutuhkan waktu sekitar tiga jam efektif kerja atau 180 menit.

Pihaknya juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan akan diatur sesuai diskresi kepolisian setempat. Hal itu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan keselamatan dampak pekerjaan pemindahan rangkaian LRT.

Bersambung ke halaman selanjutnya.